Susanto Akhirnya Ditemukan

Susanto Akhirnya Ditemukan

  Kamis, 25 April 2019 09:17
PROSES PENCARIAN: Proses pencarian Susanto Joko, korban tenggelam di objek wisata Gurung Makai, Senin (22/4) lalu oleh warga bersama tim gabungan. Setelah tenggelam dua hari, Susanto akhirnya ditemukan. ISTIMEWA

Berita Terkait

Korban Tenggelam di Gurung Makai

NANGA MENTEBAH – Susanto Joko (12) yang dikabarkan hilang di sekitar Objek Wisata Gurung Makai, tepatnya Sungai Suruk, Mentebah, akhirnya diketemukan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia kemarin (24/4) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepala Polsek (Kapolsek) Mentebah Iptu Surarso mengatakan, jasad korban ditemukan tidak jauh dari lokasi di mana korban jatuh, dengan posisi korban terjepit batu dan kayu. Dalam proses evakuasi, kata Surarso, tim gabungan membutuhkan waktu sekitar 3 jam.

“Sekitar pukul 13.10 (WIB) korban baru dapat diangkat, dalam kondisi meninggal. Selanjutnya korban dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Desa Tanjung, Kecamatan Mentebah dan akan dikebumikan,” katanya.

Dalam pelaksanaan evakuasi tersebut, mereka melibatkan tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Kapuas Hulu sebanyak 12 personel, Polsek Mentebah (10 personel), Basarnas (8 personel), Pramuka Reaksi Cepat (7 personel), Tagana (6 personel), BNPB Kabupaten Kapuas Hulu (10 personel), serta dibantu beberapa warga.

Diberitakan sebelumnya bahwa korban merupakan siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) dari Desa Tanjung, Kecamatan Mentebah. Saat itu, korban sedang mengikuti ujian nasional di SD Negeri Sukamaju. Dia dilaporkan hilang di objek wisata Gurung Makai, Senin (22/4). 

Sebelum kejadian, korban bersama dengan kepala sekolahnya, F. Aban dan Andre, berangkat dari Desa Sukamaju ke tempat pemandian di Sungai Suruk, dekat wisata Gurung Makai. Setelah sampai di lokasi, ketiganya langsung mandi. Namun, setelah beberapa menit, Aban yang tadinya mandi di sungai membelakangi korban dan Andre, pada saat berbalik ke belakang, mendapati korban sudah tidak ada. Kemudian, Aban bersama Andre langsung mencari di sekitaran dekat pemandian sungai tersebut, tetapi tidak di temukan juga. 

Selanjutnya Aban meminta bantuan kepada warga setempat untuk melakukan pencarian. Dengan cara manual, yaitu dengan cara menyelam dan juga sebagian mencari dengan cara menelusuri pesisir sungai, upaya tersebut sama sekali tak membuahkan hasil. (arf)

Berita Terkait