Surat Suara Rusak Dimusnahkan

Surat Suara Rusak Dimusnahkan

  Rabu, 17 April 2019 08:23
RUSAK: Petugas Komisi Pemilihan Umum Kota Pontianak memusnahkan surat suara yang rusak dan kelebihan surat suara, Selasa (16/4) di Gudang Logistik KPU Kota Pontianak Jalan Zainuddin. HARYADI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PONTIANAK - Komisi Pemilihan Umum Kota Pontianak memusnahkan surat suara yang tidak layak pakai untuk pemilu 2019. Sebanyak 15.033 surat suara yang dimusnahkan. 

Selain tidak layak pakai yang dimusnahkan itu juga surat suara yang lebih. Agar tidak disalahkan gunakan, surat suara itu dimusnahkan. Pemusnahan itu dilakukan di Gudang KPU Jalan Zainuddin, Pontianak, kemarin siang. 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak Deni Nuliadi mengatakan pemusnahan itu dilakukan satu hari sebelum hari pemungutan suara. 

“Jadi hari ini (kemarin), kami musnahkan,” kata Deni.

Deni menyebutkan kriteria surat suara itu berdasarkan apa yang disampaikan KPU RI. Seperti sobek dan terkena tinta cetakan. 

“Ada juga yang tidak sobek. Surat suara masih bagus, tapi harus dimusnahkan karena itu lebih dari kebutuhan surat suara,” kata Deni.

“Komitmen kami menghindari penyalahgunaan makanya surat suara yang lebih juga dimusnahkan,” tambah Deni. 

Ia memastikan surat suara untuk Kota Pontianak tercukupi. Begitu juga dengan logistik lainnya. “Yang dikirim itu, begitu kami terima dan hitung ternyata lebih. Jadi terkait surat suara rusak dan segala macam tertangani,” kata dia. Sebaliknya jika ada TPS yang pemilih tidak mendapat surat suara, maka akan diarahkan ke TPS terdekat.

Ia menambahkan satu hari sebelum pemungutan suara, PPS di setiap kelurahan akan menyebarkan logistik pemilu ke KPPS. Logistik itu disebarkan ke setiap TPS di Kota Pontianak. 

Ketua KPU Kalimantan Barat Ramdan mengatakan pihaknya masih menunggu berita acara dari seluruh kabupaten/kota terkait dengan pemusnahan surat suara. 

“Kami masih menunggu laporan berita acaranya. Pastinya KPU kabupaten/kota sudah menjadwalkan hari ini pemusnahannya. Ada yang dilakukan sore dan malam hari,” jelas Ramdan.

Ia memastikan pemusnahan tidak hanya pada surat suara yang tidak layak pakai atau rusak tapi juga untuk surat suara sisa. 

Terkait dengan distribusi logistik, Ramdan menyebutkan satu hari sebelum pemungutan suara distribusi logistik ke TPS-TPS. Hari ini pun persiapan pembentukkan TPS di setiap kabupaten/kota.

“Jika pun ada pergeseran logistik di tanggal 17 April 2019, kemungkinannya TPS yang berdekatan dengan kantor desa, atau berdekatan dengan kantor KPU, sehingga TPS sudah dibentuk dan dalam rangka keamanan logistik itu tersimpan di kantor KPU. Di kantor KPU ada kepolisian dan pengawasan lebih mudah. Ada beberapa seperti itu,” jelas Ramdan.(mse) 

Berita Terkait