Stok Sembako Aman Hingga Lebaran

Stok Sembako Aman Hingga Lebaran

  Jumat, 18 May 2018 10:00
PANTAU SEMBAKO: Pj Sekda dan jajarannya saat melakukan sidak di Gudang Beras Sumber Jaya Sungai Pinyuh. WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Petugas Sidak Tiga Lokasi Pasar

MEMPAWAH - Memastikan ketersediaan dan harga jual barang tetap stabil, Pemerintah Kabupaten Mempawah bersama Satgas Pangan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak). Dipimpin Pj Sekda, Drs. H Ismail, MM, sidak menyasar tiga lokasi pasar di Kabupaten Mempawah, Kamis (17/5) pagi.

Tiga pasar yang didatangi petugas dalam sidak tersebut yakni Pasar Tradisional Sebukit Rama Mempawah, Pasar Rakyat Sungai Pinyuh dan Jungkat. Hasilnya, petugas mendapati harga jual sembako relatif stabil. Tidak ada kenaikan yang signifikan pada awal Ramadan 1439 H ini. “Setelah kita lakukan sidak di Pasar Sebukit Rama Mempawah, Sungai Pinyuh dan Jungkat, tidak ada hal-hal yang menonjol. Dari faktor harga jual, relatif stabil,” ungkap Ismail kepada wartawan.

Selain melakukan pengecekan terhadap harga jual sembako, lanjut Ismail, pihaknya untuk memeriksa ketersediaan atau stok barang. Dari sejumlah agen sembako, dipastikan stok barang aman alias terpenuhi. “Bahkan menurut pengakuan salah satu agen, stok sembako sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lebaran nanti. Jadi, masyarakat konsumen tidak perlu khawatir kebahabisan sembako,” tuturnya.

Meski demikian, Ismail memastikan pihaknya bekerjasama dengan TPID dan Satgas Pangan akan selalu melakukan kontrol dan pengawasan dilapangan. Hal itu sangat penting untuk mengetahui perkembangan pasar dan situasi terkini. “Apalagi menjelang lebaran nanti, biasanya terjadi kenaikan harga pada beberapa jenis sembako. Ini yang harus kita antisipasi agar kenaikan tidak signifikan hingga meresahkan masyarakat konsumen,” prediksinya.

Disamping itu, masih menurut Ismail, pengawasan terhadap aktivitas pasar sangat penting dalam melakukan monitoring terhadap distribusi barang. Terutama menyangkut barang-barang ilegal dari luar negeri tanpa izin dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. “Kita sangat rentan masuknya barang-barang dari Malaysia. Makanya kita intensifkan monitoring untuk mengawasi masuknya barang-barang ilegal di pasaran,” timpalnya.

Terkait antisipasi kelangkaan sembako, Ismail mengaku Pemerintah Kabupaten Mempawah senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar. Jika diketahui adanya kelangkaan sembako, maka pihaknya segera melakukan penanganan di lapangan. “Salah satu opsi yang kita siapkan jika terjadi kelangkaan, yakni menggelar kegiatan operasi pasar. Lokasinya akan kita sesuaikan dengan kondisi dilapangan nantinya. Yang pasti kita sudah siap dengan segala kemungkinan yang terjadi dilapangan,” tegasnya mengakhiri.

Sidak pasar menjelang Ramadan 1439 H diikuti jajaran pejabat SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, Polres Mempawah dan pihak terkait lainnya. Pelaksanaan sidak berlangsung tertib, aman dan lancar. (wah)

Berita Terkait