Stok Blangko Tinggal 250 Eks

Stok Blangko Tinggal 250 Eks

  Kamis, 8 September 2016 09:30
BUAT KTP: Puluhan warga rela mengantre demi perekaman e-KTP di Disdukcapil Kabupaten Kapuas Hulu. Tenggat waktu hingga 30 September menjadikan warga serempak melakukan perekaman.

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kapuas Hulu mengungkapkan bahwa stok blangko KTP elektronik mereka saat ini masih tersisa 250 eksemplar. Sementara masih ada ribuan masyarakat belum terekam.

 
Kondisi tersebut terjadi lantaran lonjakan permintaan perekaman data dari warga. Pasalnya, perekaman akan berakhir pada 30 September mendatang. Kondisi inilah yang menjadi sebab persediaan blangko e-KTP tersebut menipis.

Kepala Seksi (Kasi) Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Kapuas Hulu, Nyalang, mengatakan, hingga 7 September, stok blangko e-KTP tersisa 250 eksemplar. Dengan demikian, dengan menipis blangko, maka, dikatakan dia, akan diprioritaskan untuk masyarakat yang belum melakukan perekaman dan belum menerima e-KTP. "Masyarakat yang ingin melakukan perubahan e-KTP terpaksa kami tunda," terangnya, ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/9).

Dikatakan Nyalang, sebelumnya dari tanggal 15 Agustus stok blangko masih 1.500, namun karena tingginya permohonan pembuatan e-KTP, jumlah tersebut terus berkurang. Karena dalam satu hari ada 50-60 orang yang melakukan perekaman pembuatan e-KTP. Untuk memenuhi kebutuhan blangko, pihaknya sudah mengusulkan penambahan blangko ke pemerintah pusat sebanyak  24.979.

Dia mengatakan, pemerintah pusat memberitahukan jika pada tanggal 30 September pencetakkan e-KTP dihentikan sementara. Dihentikan sementara pencetakkan tersebut karena pemerintah pusat ingin tahu sejauh mana proses perekaman maupun yang belum di setiap daerah. "Tapi pelayanan perekaman tetap jalan terus, sambil nunggu proses lelang blangko oleh pemerintah pusat,”tuturnya.

Nyalang menyebutkan, masyarakat jangan khawatir tidak mendapatkan blangko e-KTP, justru ia mengimbau masyarakat agar yang belum merekam e-KTP segera melakukannya di kecamatan. Tingginya animo masyarakat membuat e-KTP dapat dilihat membludaknya masyarakat dikantor Disdukacapil. “Saya datang ke Dukcapil untuk membuat KTP,” tutur Julianus warga Putussibau Utara.

Dia mengaku datang ke Disdukcapil untuk melakukan perekaman e-KTP karena informasi yang beredar saat ini perekaman e-KTP hingga 30 September. "Jadi saya khawatir juga kalau tak buat e-KTP. Susah berurusan nantinya," ujarnya. Saat perekaman e-KTP, ia mengaku kesal karena prosesnya terasa lamban dan menghabiskan waktu yang lama, apalagi stok blangko e-KTP sudah menipis.(aan)

 

Berita Terkait