Spider-Man Hidupkan Persaingan

Spider-Man Hidupkan Persaingan

  Selasa, 14 May 2019 09:21
Ribut:Pemain andalan Juventus Cristiano Ronaldo (tengah) terlibat keributan dengan pemain bertahan AS Roma Konstantinos Manolas (kiri ) dan pemain tengah Alessandro Florenzi (kedua dari kanan) pada lanjutan Serie A Italia di Olympic stadium in Roma, (13/5). Filippo MONTEFORTE / AFP

Berita Terkait

AS Roma mengalahkan Juventus 2-0

ROMA – Serie A musim ini juga tak kalah seru dari Premier League. Meski juaranya telah jadi milik Juventus sejak giornata 33 (20/4), sampai kemarin WIB (13/5) masih dua tiket lolos Liga Champions yang sudah pasti pemiliknya. La Vecchia Signora, julukan Juventus, dan Napoli-lah pemiliknya. 

Lalu, siapa klub pemilik dua tiket lainnya? Nah, ini yang masih diperebutkan dua klub di dua giornata terakhir Serie A. Sengitnya, dua tiket itu akan jadi rebutan enam klub sekaligus, di antaranya Atalanta, Inter Milan, AC Milan, AS Roma, Torino, dan Lazio. Dalam historinya saat Serie A berformat 20 klub pada 2003 – 2004, ini dua giornata terakhir terseru!

Sempat hopeless bakal debut di fase grup Liga Europa musim depan, Roma pun kembali membuka peluangnya di Olimpico, Roma, kemarin. Bahkan, klub yang berjuluk Il Lupi itu pun sampai dibantu Spider-Man. Bukan Spider-Man karakter superhero fiksi karya Marvel Comics. Melainkan Spider-Man bernomor punggung 24. 

Ya, dialah il capitano Alessandro Florenzi. Dia pencetak gol pembuka victory Roma atas Juventus. Ale, sapaan akrabnya, melakukan selebrasi layaknya Spider-Man yang mengeluarkan jaring laba-laba dari tangannya setelah mengelabui portiere Juve Wojciech Szczesny saat menit ke-79. 

Baru kali ini bek kanan 28 tahun tersebut menjebol gawang Juve di Serie A. ''Kami tidak akan melihat tabel klasemen lagi. Tetapi cuma fokus memberi segalanya dalam dua laga tersisa. Seperti apa yang kami lakukan malam ini. Enam poin lagi, dan lihat saja di mana kami berada,'' kata Florenzi kepada Roma TV. 

Selain Florenzi, Edin Dzeko yang memberi assist bagi Florenzi, ganti jadi pembeda pada menit kedua injury time.Tak hanya jadi pembeda, Florenzi juga sempat adu mulut dengan super star Juve Cristiano Ronaldo. CR7, inisial nama Ronaldo, mengejek tinggi badan Florenzi. ''Apa yang terjadi malam ini jadi bukti kalau kami bisa melewati tantangan sesulit apapun. Bahkan di saat bertemu Juve sekalipun,'' koarnya. Florenzi melakukan selebrasi Spider-Man itu karena dia sudah janji kepada anak dan istrinya yang ternyata pecinta Spider-Man itu. 

Dengan “bantuan” Spider-Man itu, maka Roma hanya berjarak satu kemenangan dengan Atalanta sebagai klub kandidat terkuat pemilik tiket Liga Champions. Kecuali melawan Parma, Roma cuma ditunggu Sassuolo yang sudah aman di papan tengah klasemen. Allenatore Claudio Ranieri ingin habis-habisan pada musim terakhirnya di Trigoria, kamp latihan Roma. 

Ranieri akan pergi akhir musim ini. ''Saya hanya fokus ke pekerjaan saya. Sebab saya ini tetap orang Roma, saya tahu segalanya di sini, ini rumahku, walau saya berpetualang ke banyak negara tetapi di sinilah rumah saya,'' beber Tinkerman, julukan Ranieri kepada Sky Sport Italia. Perolehan poin Roma sama dengan Milan, 62. 

Tapi hati-hati, cuma dua poin yang membedakan antara Roma dengan klub di bawahnya, Torino. Sama seperti Atalanta, Torino pun juga diprediksi bakal termotivasi untuk finis di posisi empat besar. Keduanya tidak pernah sekalipun merasakan atmosfer persaingan memperebutkan Si Kuping Lebar, sebutan trofi Liga Champions. 

''Kami yang akan terbang (ke Liga Champions),'' koar striker Torino, Andrea Belotti saat diwawnacarai DAZN. Begitu pula tactician Il Toro, julukan Torino, Walter Mazzarri. ''Pada saat ini kami sudah mengoleksi 60 poin, sudah sepantasnya kami merasakan Liga Champions,'' kata Mazzarri, dikutip La Gazzetta dello Sport. Bedanya, Torino masih di luar zona Eropa. 

Nasib Torino sama dengan Lazio. Klub berjuluk Biancoceleste itu terancam meneruskan siklus dua musiman gagal lolos ke Eropa. Meski, Liga Europa sudah di depan mata jika mampu memenangi Coppa Italia melawan Atalanta, tengah pekan ini (16/5). Liga Champions tetap jadi bidikannya. Lazio terakhir berlaga di sana pada musim 2007 – 2008. ''Hanya itu motivasi kami. Ini demi Liga Champions,'' koar allenatore Lazio Simone Inzaghi kepada Radiosei. (ren)
 

Berita Terkait