SPBU Ketapang Mandiri Nyaris Terbakar

SPBU Ketapang Mandiri Nyaris Terbakar

  Senin, 22 April 2019 11:59
KEBAKARAN: Mobil pemadam kebakaran berusaha menghalau api yang membakar enam unit ruko agar tak merembet SPBU Ketapang Mandiri. AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

KETAPANG – Enam bangunan rumah toko (ruko) di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan, terbakar pada Sabtu (20/4) siang. Api hampir saja merembet ke Stasiun Pengisian BBM Umum (SPBU) Ketapang Mandiri yang berada tepat di sebelah ruko yang terbakar.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB tersebut menghebohkan warga. Kepulan asap hitam yang membumbung tinggi, membuat warga berdatangan ke lokasi. Sebanyak sebelas mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi, berhasil memghalau api merembet ke SPBU. Butuh waktu sekitar 2 jam untuk benar-benar memadamkan api.

Berdasarkan keterangan warga yang ada di sekitar lokasi kejadian, api pertama kali terlihat di ruko paling ujung atau yang berdekatan dengan SPBU. Ruko tersebut merupakan usaha bengkel motor. Api kemudian merembet ke ruko di sampingnya hingga menghanguskan lima ruka di sampingnya.

"Ada yang bilang dari ruko nomor dua, tapi ada yang bilang dari ruko nomor satu. Tapi intinya yang terbakar duluan itu ruko di bagian atas," kata seorang warga yang melihat kejadian itu.

Ketua Badan Pemadam Api Suprapto (BPAS) Ketapang, Arfianto, mengatakan pihaknya mendapat informasi ada kebakarang sekitar pukul 13.05 WIB. Pihaknya langsung menerjunkan personel dan mobil pemadam. "Sampai di sini api sudah besar. Api terlihat besar di ruko nomor satu dan dua," katanya usai memadamkan api.

Dia menjelaskan, butuh waktu sekitar 2 jam bagi petugas untuk benar-benar memadamkan api. Kebakaran hanya bisa dijangkau mereka dari bagian samping dan depan saja. Sementara kobaran api yang cukup besar, diakui dia, berada di bagian tengah dan belakang. "Total ada enam ruko yang terbakar," jelasnya.

Pihaknya masih belum mengetahu secara pasti penyebab kebakaran. Namun, kuat dugaan mereka jika api berasal dari hubungan pendek arus listrik di bagian atas ruko. "Api benar-benar padam sekitar 2 jam kemudian. Ada sebelas mobil pemadam kebakaran. Dari BPAS ada tiga unit, Damkar Pemda Ketapang (sebanyak) lima unit dan BPK, tiga unit," ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Namun, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pihak kepolisan langsung memberikan garis polisi pada bangunan yang terbakar. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. (afi)

Berita Terkait