Sparepart Motor Asal Thailand Disita

Sparepart Motor Asal Thailand Disita

  Rabu, 1 Agustus 2018 10:00
BARANG BUKTI: Barang bukti sparepart dan aksesoris yang diduga berasal dari Malaysia dan Thailand di gudang penyimpanan Polres Singkawang. Har/Pontianak Post

Berita Terkait

SINGKAWANG--Ratusan sparepart dan acesoris kendaraan bermotor diduga illegal disita Polres Singkawang dari sebuah toko bengkel motor Jaya Putra Jalan Stasiun.  "Saat ini masih dilakukan penyidikan atas kasus ini, " ungkap Kapolres Singkawang AKBP Raymond kepada koran ini Selasa (31/7) kemarin.  Dari kasus ini kepolisian sementara sedang melakukan pemeriksaan intensif kepada terlapor atas nama Kamtoni alias Toni. 

"Diduga barang sparepart dan aksesoris motor tersebut berasal dari Malaysia dan ada juga dari Thailand," jelasnya. Menurutnya penindakan yang dilakukan petugas ini berkat masuknya laporan masyarakat ke pihak kepolisian. dan, kata dia,  kepolisian menindaklanjuti laporan tersebut. 

Ratusan sparepart dan aksesoris berbagai jenis itu diduga tidak sesuai SNI dan tulisannya menggunakan bahasa asing alias tidak ada bahasa Indonesianya.  Terkait masuknya barang tersebut,  mantan Kepala Satuan Brimob Singkawang itu mengatakan masih dalam proses pendalaman dari jalur mana didatangkan ke toko tersebut.  "Apakah dari jalur perbatasan atau apa kita belum pasti. hal ini masih kita dalami, " ungkapnya.

Selain itu juga,  kata Kapolres,  untuk tersangka belum bisa dilakukan penahanan mengingat butuh tambahan saksi ahli terkait keaslian atau kepalsuan sparepart dan acesoris tersebut.  "Keterangan saksi ahli ini tentu saja penting bagi kita namun memang memakan proses yang lama makanya kita tidak lakukan penahanan, " jelasnya. 

Rencananya,  kata Kapolres,  pihaknya akan mendatangkan saksi ahli dari Disperindagkop Provinsi Kalbar untuk memastikan sparepart yang disita tersebu palsu atau bukan. Untuk terlapor sementara dikenakan UU Konsumen dan Tipiter.  Saat ini pihak Polres Singkawang menempatkan sitaan barang bukti berupa sparepart motor dan asecoris diduga illegal di gudang penyimpanan barang bukti yang dititipkan di eks Mapolres lama Jalan Nusantara. (har)  

Berita Terkait