Sosialisasi dan Deklarasi Damai Masyarakat Kabupaten Ketapang

Sosialisasi dan Deklarasi Damai Masyarakat Kabupaten Ketapang

  Senin, 18 March 2019 09:18
BERFOTO BERSAMA: Para peserta Deklarasi Pemilu Damai 2019 diabadikan bersama Sekda Ketapang Farhan usai deklarasi yang berlangsung di Pentas Lapangan Sepakat Ketapang, Sabtu (16/3) malam. HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

Hindari Kampanye yang Tidak Simpatik

 

KETAPANG – “Hindari kampanye yang tidak simpatik dan cenderung memunculkan keresahan sosial, yang dapat menciptakan kondisi tidak kondusif,” pinta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, H. Farhan, SE, M.Si. Pesan tertulis tersebut disampaikan Bupati Ketapang Martin Rantan, SH, Msos, melalui Sekda dalam Sosialisasi dan Deklarasi Damai Masyarakat  Kabupaten Ketapang di pentas Lapangan Sepakat, Sabtu (16/3) malam.

Bupati berharap agar dalam pelaksanan  tahapan Pemilu Tahun 2019  di Kabupaten Ketapang dapat berjalan dengan tertib, aman, dan sukses, serta damai. ”Pada kesempatan yang berharga ini akan kita gunakan  untuk mendeklarasikan  semangat dan dukungan  dalam mewujudkan  pemilu  yang tertib, aman, sukses, dan damai,  yang dituangkan dalam deklarasi  atau ikrar bersama,” tegas Sekda menyampaikan sambutan Bupati.

Deklarasi damai tersebut, menurut dia, merupakan bagian dalam kerangka membangun tatanan nilai, norma, dan etika, dalam proses pelaksanaan kehidupan berdemokrasi. Diterangkan dia bahwa tak bisa dipungkiri jika persaingan peserta pemilu sangat ketat, sehingga dapat menimbulkan keresahan dan konflik di masyarakat. Karena itu, ia mengimbau kepada pasangan calon,  masa pendukung, serta semua pihak, mampu bersikap bijak dan arif menghindari gesekan-gesekan yang dapat menimbulkan keresahan dan konflik di masyarakat. 

Bupati juga meminta semua pihak dari berbagai unsur eleman masyarakat untuk dapat saling bersinergi dan bekerja sama, dalam melakukan tindakan pencegahan. Hal tersebut, menurut dia, dilakukan dengan deteksi dan pencegahan dini, pemetaan daerah rawan konflik, identifikasi tentang kesiapan teknis, memberikan dukungan dan motivasi sukses, meninjau secara langsung kesiapan pelaksanaan, serta merekomendasikan tindakan berdasarkan hukum dan peraturan yang berlaku di setiap lapisan struktur wilayah administrasi Pemerintah Kabupaten Ketapang.

“Saya mengimbau pada jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk menekankan netralitas pegawai negeri sipil dalam pelaksanaan Pemilu serentak di Kabupaten Ketapang tahun 2019,” tegas Sekda menyampaikan arahan Bupati.

Dalam arahannya, Bupati juga meminta agar pelaksanaan Pemilu yang demokratis, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, sehingga dapat menciptakan situasi politik yang kondusif, tertib aman, dan nyaman. Diungkapkan Bupati bahwa Pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat, dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan  Pancasila dan UUD 1946. Pada tahun ini, diingatkan dia bahwa bangsa ini kembali  akan melaksanakan Pemilu serentak. Dia menambahkan, sebagai puncak pesta demokrasi  akan dilaksanakan pemungutan suara pada 17 April, yang akan memilih anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten, serta memilih Presiden dan Wakil Presiden.

Dalam acara tersebut, tak hanya  Bupati yang menyampaikan arahan, tetapi sejumlah tokoh juga menyampaikan komitmen mereka dalam pelaksanaan Pemilu. Mulai dari tokoh agama yang diwakili Ketua MUI Ketapang Drs. H. Faisal Maksum, kemudian tokoh adat melalui Wakil Ketua DAD Ketapang, Drs. Heronimus Tanam, ME; tokoh ormas dan LSM Permata, Hendrayadi; kemudian perwakilan partai politik, M.Febriadi, sekretaris Partai Golkar. 

Arahan dan materi tahapan Pemilu juga disampaikan Ketua KPU Ketapang maupun Ketua Bawaslu Ketapang. Demikian juga harapan pelaksanaa Pemilu yang aman dan lancar, jujur, dan adil juga disampaikan Dandim 1203 Ketapang maupun Waka Polres Ketapang. 

Selesai pengarahan dan sosialisasi, dilanjutkan dengan Deklarasi Pemilu Damai oleh tokoh partai politik, kemudian penandatanganan komitmen pemilu berlangsung damai. Setelah itu dilanjutkan dengan foto bersama dengan jajaran Forkopimda Ketapang. (PK)

Berita Terkait