Songket Sambas Panen Pujian

Songket Sambas Panen Pujian

  Selasa, 24 July 2018 10:00
SONGKET: Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi bersama KaKPwBI Kalbar Prijono saat melihat Songket Sambas dalam Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2018 di Jakarta. ISTIMEWA

Berita Terkait

PONTIANAK - Kabar menggembirakan datang dari pengrajin tenun songket Sambas asal Desa Sumber Harapan, Kabupaten Sambas. Tenun sambas bermotif ‘tabur-batu’ hasil karya dari pengrajin tersebut berhasil terpilih masuk 10 besar tenun daerah terbaik 2018 versi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam acara Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2018. Acara ini diinisiasi oleh Departemen Pengembangan UMKM Bank Indonesia, di Jakarta Hilton Convention Centre, 20-22 Juli 2018.

Dusun Semberang merupakan kawasan binaan dari KPwBI Kalbar, yang juga sedang dikembangkan untuk menjadi salah satu  wilayah desa wisata tenun di Kalbar. KKI 2018 menampilkan hasil kerajinan dari UMKM binaan 46 kantor perwakilan dalam negeri Bank Indonesia (dari wilayah Sumatera, Jawa dan Sulampua), yang umumnya berbentuk hasil tenunan dan asesoris pakaian maupun dekorasi interior.

Dalam acara KKI tersebut, para peserta diperkenankan untuk memasarkan produknya secara langsung kepada masyarakat. Dalam hal ini, booth Kalbar juga tidak melewatkan kesempatan untuk dapat memamerkan dan memasarkan beberapa karya tenun dari pengrajin sambas, serta produk bidai (tikar) dan asesoris pakaian dari pengrajin di Pontianak.

Selain pameran dan penjualan produk, acara yang dibuka Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo bersama Gubernur Bank Indonesia pada 20 Juni 2018 tersebut juga menampilkan talkshow ‘Strategi dan Kiat UMKM Kreatif Menembus Pasar Ekspor’ dan ‘Strategi Perluasan Akses Pasar UMKM Melalui E-Commerce.’ Juga ada Fashion Show produk tenun terpilih oleh perancang busana ternama nasional.

Acara yang rutin digelar oleh BI setiap tahunnya ini merupakan wujud dari dukungan BI terhadap bisnis UMKM di Indonesia. “Pameran ini adalah kesempatan yang bagus bagi para pengrajin tenun Sambas binaan KPwBI Kalbar untuk dapat memasarkan beberapa produknya. Sekaligus, juga dapat melihat bagaimana kualitas produk sejenis dari daerah lain termasuk cara mereka memasarkannya,” ungkap Prijono, Kepala KPwBI Kalbar ketika hadir dalam tersebut.

Sebab itu, beliau juga mengajak dua orang penenun (perempuan) untuk ikut terlibat menjaga booth Kalimantan Barat dalam acara tersebut. Selain itu, kehadiran mereka diharapkan dapat menambah wawasan. Utamanya dalam memasuki pertarungan pasar UMKM nasional dengan tingkat persaingan yang cukup tinggi.

Seusai acara pembukaan, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan keinginan pribadinya, untuk membeli 10 kain batik/tenun yang akan dipilihnya dari 46 kain batik/tenun masing-masing Kantor Bank Indonesia Perwakilan Dalam Negeri. “Ke depannya, Bank Indonesia akan upayakan untuk menerbitkan buku katalog produk unggulan UMKM, termasuk karya tenun ini, yang juga dilengkapi dengan latar cerita keunikan produk beserta perjuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia dalam negeri bersama dengan pengrajin dalam mengembangkannya,” pungkas Perry. (ars)

Berita Terkait