Sofyan Jalil Serahkan Sertipikat Pada Masyarakat di Kalbar

Sofyan Jalil Serahkan Sertipikat Pada Masyarakat di Kalbar

  Kamis, 25 April 2019 09:17
Masyarakat mengangkat sertifikat tanah yang telah dibagikan oleh BPN pada program PTSL nya.

Berita Terkait

Porgram PTSL Sejahterakan Rakyat  

PONTIANAK-Menteri Agraria dan Tata Ruang Kepala Badan Pertanahan Nasional Indonesia, Sofyan Jalil membagi sejumlah 41.247 sertipikat program PTSL dan Redistribusi Tanah. Dari jumlah tersebut, masyarakat penerima sertipikat yang dihadirkan sejumlah 5.300 orang penerima sertipikat dari 14 Kabupaten Kota di Kalbar. Penyerahan sertipikat tanah dilakukan di halaman Rumah Radakng, Rabu (24/4) kemarin, yang dihadiri langsung Gubernur Kalbar beserta kepala daerah Kabupaten Kota di Kalbar.

“Program PTSL ini merupakan bagian dari program Strategis nasional dari Presiden RI Joko Widodo dan akan terus dilakukan pembagian sertipikat tanah milik rakyat dengan secepat mungkin dan sebanyak mungkin,” ungkap Sofyan Jalil.

Dia memaparkan, secara nasional tahun ini Presiden menarget 9 juta sertipikat. Mudah-mudahan target itu bisa lewat 11-12 juta sertipikat. Keyakinan dia target terlampau dengan melihat hasil PTSL tahun sebelumnya, di mana 7 juta target PTSL terlewati hingga 9 juta sertipikat. Jika semuanya bisa dikerjakan maksimal, maka target 2025 mendatang seluruh tanah masyarakat diseluruh Indonesia akan memiliki sertipikat.  

Beberapa kawasan seperti di Bali seluruh Provinsinya telah terdaftar, dan tahun ini seperti Magelang, Solo dan Jakarta akan segera lengkap terdaftar.

Adanya sertipikat selain dapat buat meminjam uang di Bank, tentu akan meningkatkan perekonomian rakyat yang akan mensejahterakan masyarakat luas. Dengan begitu masyarakat tidak perlu lagi ke rentenir karena sekarang masyarakat sudah bisa pinjam di Bank dengan menunjukkan sertipikat.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengakui sangat mendukung program pemerintah pusat. "Ke depan akan menjadi catatan seluruh pihak guna mempermudah sisa dari mereka yang belum selesai karena E KTP," katanya.

Sutarmidji juga memandang, bahwa PTSL sangat menyentuh dengan percepatan ekonomi dikarenakan sertipikat tersebut bisa jadi modal buat membuka usaha.

"Ini menjadi perhatian karena menjadi program nasional yang sangat menyentuh bagi masyarakat Kalbar dan Indonesia pada umumnya," jelasnya lagi. 

Kakanwil BPN Kalbar, Dr. A. Samad Soemarga,SH.MH.MM  menambahkan dari 140.000 target PTSL tahun 2018, terealisasi sejumlah 139.605 (99,71%) dan dari 71.800 target Redistribusi Tanah 2018 yang tersebar di  12 Kabupaten, terealisasi sejumlah 71.371 (99,40%) dan sisanya dikarenakan terkendala oleh E KTP. 

Ia menjelaskan adanya sertipikat selain dapat dengan mudah meminjam uang di Bank, tentu akan meningkatkan perekonomian rakyat yang akan mensejahterakan masyarakat luas.(iza)

 

 

Berita Terkait