Snack dengan Nitrogen Cair, Amankah?

Snack dengan Nitrogen Cair, Amankah?

  Jumat, 19 April 2019 14:35

Berita Terkait

Dragon snack, variasi makanan yang diolah dari snack dengan topping dan dilapisi nitrogen cair cukup digemari. Sebab, dapat menciptakan sensasi asap pada mulut dan hidung, layaknya nafas naga. Namun, apakah melapisi makanan dengan nitrogen cair tergolong aman, khususnya bagi anak-anak?

Oleh: Ghea Lidyaza Safitri

Nitrogen adalah unsur kimia dengan simbol kimia N, dan merupakan unsur paling melimpah di atmosfer Bumi. Bahkan, tergolong dominan di udara. Hampir 78 persen, udara didominasi dengan Nitrogen. Sedangkan, oksigen hanya sebanyak 21 persen dan sisanya diisi oleh gas lain. Hal ini yang menunjukkan bahwa nitrogen tergolong unsur kimia tak berbahaya.

Begitu pula saat dikombinasikan ke dalam olahan makanan, seperti halnya dragon snack. Bahkan, inovasi makanan ini sudah ada sejak lama. Ketua Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Untan, Rise Desnita, S.Farm, M.Si, Apt mengatakan dalam proses pengolahannya, nitrogen yang digunakan adalah wujud cair.

“Nitrogen dapat berubah wujud menjadi cair ketika menyentuh titik didih sebesar minus 196 derajat celcius,” ujarnya.  

Nitrogen cair ini yang dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam dessert, baik makanan maupun minuman. Ketika berada dalam suhu rendah, baik makanan maupun minuman akan membeku. Namun, ketika makanan dan minuman beradaptasi dengan udara luar, wujud cair tadi akan kembali berubah jadi wujud gas.

“Proses inilah yang membuat adanya sensasi asap layaknya dragon breathe atau nafas naga,” ujarnya.

Meski begitu, penikmat kuliner tetap harus memperhatikan ketika hendak mengonsumsi makanan dan minuman dengan nitrogen cair. Jika makanan dan minuman masih terlalu dingin, dapat mengakibatkan iritasi. Baik pada kulit tangan maupun mukosa. Karena ketika tersentuh saja oleh tangan jaringan kulit bisa mati karena suhu yang sangat dingin.

Selain itu, orang tua juga perlu memerhatikan saat memberikan dragon snack, jika anak memiliki riwayat alergi dan asma. Dikhawatirkanjumlah nitrogen yang banyak akan masuk dan mendesak oksigen di dalam tubuh, sehingga menyebabkan sesak. Begitu pula pada anak-anak yang memiliki alergi, khususnya alergi dingin. Bisa menyebabkan batuk dan pilek karena titik didih nitrogen cair sangat dingin.

“Sehingga ada baiknya orang tua menunda memberikan dragon snack jika anak memiliki riwayat alergi dan asma. Ditakutkan akan memperburuk kondisi anak,” tutur Rise.

Ketika membeli orang tua juga bisa memperhatikan apakah ada sisa cairan nitrogen cair di dalam wadah atau tidak. Jika tidak ada dan takut terlalu dingin, orang tua bisa mendiamkan beberapa saat dragon snack yang telah dibeli sebelum diberikan kepada anak. Tujuannya agar saat mengonsumsi anak tak merasa terlalu dingin.

“Meski sensasi asapnya berkurang. Tapi, hal ini jauh lebih baik dilakukan, dibandingkan anak menjadi batuk dan pilek,” tutupnya. **

Berita Terkait