Siswa Kurang, SDN Telayar di Mempawah Timur Terancam Ditutup

Siswa Kurang, SDN Telayar di Mempawah Timur Terancam Ditutup

  Kamis, 20 June 2019 11:01
SEKOLAH: Siswa tak mencukupi. Sekolah pun terancam ditutup pemerintah. ISTIMEWA

Berita Terkait

Siswa Kurang, yang Ada Hanya Dua Kelas 

Satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) terancam ditutup. Penyebabnya, karena siswa yang tak mencukupi. Ini terlihat saat sekolah melakukan proses Penerimaan Siswa Baru (PSB). Saat ini pun, SD tersebut hanya menampung siswa yang kini duduk di kelas II dan IV.

Wahyu Izmir, MEMPAWAH

DUSUN Telayar, merupakan salah satu daerah terpencil di Kecamatan Mempawah Timur. Untuk memberikan pelayanan pendidikan, Pemerintah Kabupaten Mempawah menyediakan satu Sekolah Dasar Negeri (SDN). Namun, keberadaan sekolah itu terancam tertutup.

Penyebabnya, minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya anak-anak usia sekolah yang akan mendaftarkan diri pada proses Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun pelajaran nanti. Saat ini, SD Telayar hanya menampung sejumlah siswa yang duduk di bangku kelas II dan IV.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) Kabupaten Mempawah, Firman Juli Purnama ditemui di ruang kerjanya, kemarin pagi membenarkan kondisi itu. Firman mengaku sudah sering melakukan peninjauan untuk melihat aktivitas belajar mengajar di SDN Telayar.

 “Kondisi di SDN Telayar itu, sudah tidak ada penduduk berusia anak-anak yang mendaftar sebagai siswa pada tahun ajaran baru ini. Saat ini, hanya ada dua kelas yang terisi yakni kelas II dan IV,” ungkap Firman.

Firman mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk menyikapi persoalan di SDN Telayar. Jika memang tidak ada anak-anak yang akan menimba ilmu di daerah itu, maka pihaknya akan menutup aktivitas sekolah.

 “Kami masih mempertimbangkan dan melakukan pengkajian. Jika memang sudah tidak ada siswa yang bersekolah, maka kemungkinannya SDN Telayar akan kita tutup. Percuma saja ada bangunan sekolah jika tidak ada siswanya,” tegas Firman.

Firman menjelaskan, pembangunan sekolah di wilayah Telayar merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada seluruh lapisan masyarakat. Pihaknya ingin memberikan pemerataan pendidikan bagi elemen masyarakat yang ada di daerah itu.

 “Pendidikan merupakan kewajiban yang harus diberikan negara kepada masyarakat. Karena itu, kami menyediakan fasilitas sekolah untuk mendukung kegiatan belajar mengajar bagi masyarakat Dusun Telayar,” ujarnya.

Sebab, lanjut Firman, Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH berkomitmen penuh untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat dengan memberikan akses pendidikan seluas-luasnya. Peningkatan mutu dan kualitas pendidikan menjadi salah satu fokus kerja pemerintah daerah dimasa mendatang.

 “Ibu Bupati menghendaki tidak ada lagi anak-anak di Kabupaten Mempawah yang tidak mendapatkan kesempatan untuk bersekolah. Karena itu, kami maksimalkan potensi yang ada untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Karenanya, Firman menyebut pihaknya masih akan terus berkoordinasi dengan memantau perkembangan aktivitas belajar mengajar di SDN Telayar. Dirinya berharap SDN Telayar tetap beraktivitas memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat setempat.

 “Mudah-mudahan ada solusi terbaik agar aktivitas belajar mengajar di SDN Telayar dapat terus berlangsung sebagaimana mestinya. Namun, kami juga akan mempersiapkan opsi lain jika memang aktivitas pendidikan disana harus ditutup,” tukasnya. (*)

Berita Terkait