Sintang Butuh Dukungan Dana Pusat

Sintang Butuh Dukungan Dana Pusat

  Sabtu, 24 February 2018 11:00
TERIMA KUNJUNGAN: Wakil Bupati Sintang Askiman memberi sambutan saat tatap muka bersama pejabat kementerian keuangan di Pendopo Bupati Sintang. ​HUMAS FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

Wakil Bupati Terima  Kunjungan Pejabat  Kementerian Keuangan

SINTANG-Wakil Bupati Sintang, Askiman menerima kunjungan Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Barat   Sukiman bersama Putut Hari Satyaka, Direktur Dana Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Indonesia, Sahat Pangabean Kakanwil Dirjen Perbendaharaan  Kalbar, Dwi Rudy Hartoyo Kabag Hukum dan Ortala Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kepala KPPN Sintang Ina Zaleha, kemarin di pendopo Bupati.

Askiman saat menyampaikan ekspose kegiatan pembangunan  menjelaskan, Sintang termasuk Kabupaten tertua namun masuk dalam kategori Kabupaten terpencil dan tertinggal. Dukungan dan bantuan dari  DPR dan pemerintah pusat untuk terus menambah anggaran pembangunan infrastruktur menjadi sangat diperlukan. 

Dia merinci, penduduk Sintang mencapai 403 ribu jiwa. Tantangan pembangunan kini adalah mengatasi kegawatdaruratan infrastruktur. Pemkab sudah secara perlahan  mengurangi persentase jalan rusak. Tantangan mengentaskan kemiskinan juga sangat tinggi karena berkorelasi dengan perbaikan infrastruktur.  

Askiman menambahkan,  mayoritas masyarakat Sintang  mengandalkan karet dan sawit yang saat ini harganya tidak stabil. Sedangkan masyarakat di perbatasan kebanyakan menjadi petani lada. Karena jalan di perbatasan menuju Kota Sintang rusak,  maka kebanyakan petani  menjual lada ke Malaysia.  

Askiman turut menyampaikan kondisi pendidikan di Sintang.  Gedung sekolahnya yang memprihatinkan. Ada banyak usulan yang sudah disampaikan namun belum berhasil direalisasikan  Pemerintah Pusat.  “Kami sudah lima tahun berturut-turut mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian dari BPK, namun tidak mendapatkan dana insentif daerah. Kami sadar ada persyaratan untuk mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat.  Tetapi kami mohon bantuan dari pemerintah pusat.  Mohon bimbingan supaya kami bisa memperbaiki diri dan kemudian mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat,” kata Askiman.

Wabup juga menjelaskan usulan pembangunan yang direncanakan pada tahun 2019 yang diharapkan pembiayaan dari pemerintah pusat.  Serta berterima kasih sejak 2017-2018 sudah ada bantuan pemerintah pusat untuk  Sintang. 

Putut Hari Satyaka Direktur Dana Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan  menjelaskan sudah menyimak curhat Wakil Bupati Sintang.  Daftar kebutuhan  Sintang juga sudah direkam. Ia juga mengapresiasi komitmen Pemkab dengan kondisi K Sintang yang masih mengalami masalah infrastruktur dasar. 

Ia menjelaskan soal dana insentif daerah,  memang 2017 ada DID alokasi dasar.  Syaratnya mendapatkan opini WTP dan pengesahan APBD tepat waktu pasti mendapatkan DID 7,5 miliar. DID juga ada dalam 10 kategori  namun memang setiap daerah harus memenuhi syarat yang agak berat.  Kalau tidak memenuhi syarat maka tidak bisa mendapatkan dana tersebut. “Kalau daerah tersebut tidak mampu berada diatas passing grade,  maka tidak mendapatkan dana insentif,” katanya. (humas) 

Berita Terkait