Singkawang Siap Gelar STQ XXV Kalbar, 26 April – 3 Mei

Singkawang Siap Gelar STQ XXV Kalbar, 26 April – 3 Mei

  Selasa, 9 April 2019 14:21

Berita Terkait

SINGKAWANG—Panitia Seleksi Tilmatil Quran (STQ) XXV melakukan ekspose persiapan STQ XXV yang akan dilaksanakan di Kota Singkawang mulai tanggal 26 April hingga 3 Mei 2019 di Balairung Kota Singkawang.

Rencananya dipastikan seluruh kabupaten/kota se Kalbar akan mengutus kafilah ke Singkawang. Diharapkan melalui ajang ini bisa meningkatkan kecintaan terhadap Alquran sebagai pedoman hidup umat Islam, serta menghasilkan generasi muda sebagai bibit unggul dalam bidang keagamaan.

Mewaki Gubernur Kalbar, Staf Ahli Gubernur Kalbar, Ir Syawal Bondorekso kegiatan ini mampu memotivasi umat Islam untuk membaca, memahami serta mengamalkan nilai nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari hari. “Itulah yang utama dan penting dari kegiatan ini selain kita mencari bibit unggul dalam bidang keagamaan,” katanya.

Secara umum ia menilai persiapan pelaksanaan STQ XXV Kalbar di Singkawang sudah bagus. Sehingga diharapkan pelaksanaan bisa maksimal. “Untuk provinsi melihat persiapan sudah 90 persen, tinggal hanya teknis pelaksanaan saja,” katanya. Dari segi penganggaran, Pemprov sudah menganggarkan Rp 1,5 Miliar untuk pelaksanaan STQ ini.

Ia berharap apa yang direncanakan berjalan optimal, karena hasil dari STQ ke XXV ini akan dibawa ke STQ tingkat nasional dimana Pontianak, Kalbar akan menjadi tuan rumahnya.

Dalam ekspose tersebut diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dilantunkan Dafa Mumtaz Alfathoni.

Kemudian Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan mengucapkan terima kasih atas seluruh tamu undangan, dimana baik pengurus LPTQ, Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota hingga perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Kalbar.

Sebagai tuan rumah STQ XXV Kalba, kata Irwan, tentunya segala persiapan menjadi salah satu yang pertama dilakukan. Ia berharap pemerintah kabupaten/kota di Kalbar ikut berpartisipasi aktif menyemarakkan kegiatan ini. “Kita ingin kegiatan ini semarak, bermakna dan bernilai ibadah. Mari kita semarakkan siar agama Islam, memotivasi remaja dan anak anak kiat, mencari bibit baru STQ daerah yang nantinya bisa tampil maksimal di STQ tingkat nasional,” ungkapnya.

Bukankah, kata dia, sebagaimana Allah SWT dalam Al-Quran, bahwa barang siapa membaca Alquran mendapat pahala apalagi mengamalkan maknanya dalam kehidupan sehari hari. “Apalagi di era Globalisasi, umat Islam penghayatan dan pengamalan Alquran dalam kehidupan sehari hari,” ajaknya Irwan yang juga Ketua LPTQ Kota Singkawang.

Dalam ekspose yang dilakukan Sekda Singkawang Sumastro yang juga Ketua Umum Panitia STQ XXV menyampaikan persiapan panitia jelang STQ XXV. “Berkat kerjasama semua pihak kini persiapan kita sudah mencapai 50 persen,” ungkapnya.

Memang tidak panjang melakukan ekspose, karena setiap perwakilan kabupaten/kota diberikan buku panduan STQ XXV. Dalam persiapan yang dilakukan panitia STQ XXV, mulai waktu dan tempat pelaksanaan, akomodasi kafilah STQ, jenis kegiatan, cabang-cabang STQ, hingga lokasi penyelenggaraan kegiatan lomba disampaikan secara jelas. Panitia juga menyiapkan Liaison officer (LO) bagi para kafilah dan dewan hakim juga telah dipersiapkan panitia, termasuk penginapan, transportasi hingga urusan kesehatan.

Untuk lokasi penyelanggaraan kegiatan panitia menetapkan tiga tempat, yakni Stadion Kridasana sebagai arena utama untuk malam pembukaan dan penutupan STQ XXV. Selain itu stadion ini akan menjadi tempat berlangsungnya lomba Cabang Tilawah untuk golongan anak dan dewasa.

Lokasi kedua adalah Kantor Wali Kota Singkawang, dimana ditempat ini akan dilangsungkan lomba Tahfidz 1 juz dan 5 Juz dan Tilawah. Sedangkan lokasi ketiga adalah masjid Agung Nurul Islam Singkawang yang menjadi tempat berlangsungnya lomba Cabang Tafsir dan Hadists. 

Sementara itu, Kaharudin selaku Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag mewakili Kakanwil Kemenag Kalbar, berharap kegiatan STQ XXV dapat berjalan maksimal. Karena bagaimanapun, kata dia, perhelatan STQ XXV Kalbar di Singkawang ini merupakan pintu masuk bagi Kalbar menuju STQ Nasional nantinya. “Semoga hasilnya bisa maksimal dalam rangka mencetak bibit unggul nantinya terutama dalam rangkah mewakili Kalbar di ajang serupa tingkat nasional,” katanya.

Selain itu, ia mengapresiasi pada pelaksanaan STQ XXV di Singkawang ini akan dilakukan tahapan penyisihan dan dilanjutkan final, sehingga diharapkan terseleksi dengan baik sesui standar penilaian yang ada. 

Sementara itu, Muhammad Azman selaku Koordinator bidang Musabaqah dan perhakiman LPTQ Kalbar, dalam STQ XXV Kalbar di Singkawang ini ada yang baru, yakni dibukanya cabang perlombaan STQ yakni cabang tahfidz dan Hadist. “Dimana dalam tahfidz dan Hadist ini ada golongan Menghafal Hadis 100 hadist tanpa sanad dan 500 hadist tidak menggunakan sanad,” ungkapnya. Dengan dibukanya cabang yang baru diselenggaran pada STQ XXV kali mendapat antusias yang banyak dari kafilah nantinya.

Tentunya, kata dia, dengan waktu tersisa jelang pelaksanaan STQ XXV Kalbar di Singkawang ini maka setiap kafilah utusan kabupaten/kota sudah mempersiapkan diri masing masing. “Karena saat ini masing masing kafilah telah melakukan pemusatan pelatihan secara internal masing masing kafilah. Sehingga diharapkan muncul qori dan qoriah terbaik yang nantinya bisa membawa nama harum Kalbar di kancah nasional nantinya,” jelasnya. (har)

Berita Terkait