Silvia: Wanita Pegang Peranan Strategis

Silvia: Wanita Pegang Peranan Strategis

  Jumat, 30 September 2016 10:17
PENGUKUHAN: Ketua GOW Kabupaten Kapuas Hulu Silvia Anton Pamero bersama pengurus GOW saat pengukuhan dan pembukaan Rakerda GOW tahun 2016 di Aula Bupati.FOTO MUSTA’AN/pontianak post

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Ketua GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Kapuas Hulu periode 2015-2018 Silvia Anton Pamero menegaskan, wanita memiliki tugas dan tanggungjawab yang sama dengan pria. Di dalam mengisi kemerdekaan dengan membangun berbagai aspek. Untuk memajukan masa depan Indonesia dan Kapuas Hulu agar lebih maju. Dengan demikian, keberadaan GOW sangat penting dan strategis. "Wanita bisa jadi super power dalam membantu pembangunan Indonesia, karenanya keberadaan GOW sangat penting,"katanya.

Dengan adanya GOW, diharapkan bisa menyatukan organisasi wanita dan selanjutnya membentuk kekuatan. Secara bersama-sama lakukan kerja nyata dalam membantu menggerakan pembangunan, khususnya untuk daerah Kapuas Hulu sesuai profesinya masing-masing.

Silvia berharap seluruh wanita berbuat nyata dalam pembangunan di Kapuas Hulu ini. Dengan wadah GOW ini, merupakan jalan bagi wanita untuk dapat turut serta berperan dalam pembangunan dalam segala aspek dengan keahlian dan potensi masing-masing. “Mari bersama-sama membangun Kapuas Hulu agar lebih maju dan baik lagi. Tentu disesuaikan keahlian dan potensi masing-masing,"tuturnya.

Lebih lanjut Silvia menjelaskan, ada tiga agenda penting GOW hari ini. Yakni pengukuhan pengurus GOW Kabupaten Kapuas Hulu periode 2015-2018. Rakerda I GOW Kapuas Hulu serta sosialisasi  deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA (inveksi visual asam). “Saya sangat berharap seluruh pengurus GOW semuanya berperan aktif dalam mensukseskan program-program GOW,” ucapnya.

Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L.Ain Pamero saat sampaikan sambutan pada acara pengukuhan dan rapat kerja daerah (Rakerda) Pengurus GOW Kapuas Hulu Periode 2015-2018 di aula kantor Bupati Kapuas Hulu menegaskan. GOW harus bisa membantu Pemda dalam akselerasi penuntasan berbagai program pembangunan, seperti meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kapuas Hulu.

 

Seperti meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta menciptakan wanita yang terampil, kreatif dan inovatif dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi rumah tangga masing-masing. Anton Pamero menegaskan, GOW harus memberdayakan kaum perempuan dalam membangun bidang kerohanian, pendidikan dan hukum serta hak azasi manusia (HAM) sesuai visi-misi dari GOW sendiri.

 

"GOW harus dinamis serta mampu menjadi sumber inspirasi, harapan dan kekuatan bagi masyarakat Kapuas Hulu," ucapnya. Wabup meminta, dalam pengelolaan keuangan organisasi harus dilakukan secara transparan terhadap anggota. Ini penting agar tak menimbulkan kecurigaan dan menghindari peyimpangan yang mungkin dilakukan. GOW harus jadi contoh dalam mengelola keuangan organisasi.

 

Menurut Anton Pamero, tidak transparan dalam mengelola organisasi, itu menandakan kehancuran sudah dekat, dapat dipastikan organisasi tidak akan berjalan lama. Selain itu, GOW harus menjadi organiasi yang legal dan berbadan hukum. Serta membuat laporan kegiatan, agar setiap program kerja yang akan dilakukan dalam segi penganggarannya dapat dibantu oleh Pemda Kapuas Hulu. (aan)

Berita Terkait