Siapkan 45 E-Warung, Dinsos Salurkan 10.888 Kartu BPNT

Siapkan 45 E-Warung, Dinsos Salurkan 10.888 Kartu BPNT

  Selasa, 18 June 2019 09:29
PROGRAM SOSIAL: Kabid Sosial, Heru Agung saat menyalurkan BPNT di Sungai Pinyuh. IST

Berita Terkait

MEMPAWAH - Merealisasikan program pemerintah pusat, Dinas Sosial Kabupaten Mempawah mendistribusikan penyaluran kartu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kemarin, penyaluran di pusatkan di Gedung Serbaguna Sungai Pinyuh. Sebanyak 589 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan program tersebut.

“Kartu BPNT ini sebagai pengganti dari program beras sejahtera (rastra). Sejak kemarin, kami sudah mendistribusikannya di sejumlah kecamatan secara bertahap. Saat ini, kita laksanakan di Kecamatan Sungai Pinyuh,” terang Kepala Bidang Sosial, Heru Agung kepada Pontianak Post, Senin (17/6) pagi.

Heru mengungkapkan, penyaluran BPNT dimaksudkan untuk mengurangi beban pengeluaran KPM melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan. Kemudian, dimaksudkan pula untuk memberikan gizi yang lebih baik dan seimbang kepada KPM.

“Tak hanya itu, tujuan lainnya untuk meningkatkan ketepatan sasaran dan waktu penerimaan bantuan pangan bagi KPM. Memnberikan pilihan dan kendali kepada KPM dalam memenuhi kebutuhan pangannya masing-masing. Serta, mendorong pancapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,” paparnya.

Karena itu, imbuh Heru, setiap KPM penerima program rastra nantinya tidak lagi mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah bentuk beras. Melainkan, uang senilai Rp 110 ribu perbulan yang akan di transfer melalui bank pemerintah.

“Uang tersebut hanya akan dapat dibelanjakan dua bahan pokok makanan yakni beras dan telur. Dan untuk membelanjakannya pun hanya bisa di E-Warung. Di Kabupaten Mempawah sendiri, kita akan siapkan 45 E-Warung yang tersebar di 9 kecamatan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Heru menyebut, total penerima program kartu BPNT di Kabupaten Mempawah sebanyak 10.888 KPM. Terdiri dari penerima BPNT murni sebanyak 8.544 KPM PKH dan sebanyak 2.344 KPM lainnya merupakan non PKH.

“Di Kalbar ada 2 kabupaten yang menjadi prioritas penyaluran BPNT yakni Mempawah dan Sambas. Makanya, sejak awal Juni lalu kami sudah memulai proses pendistribusian sesuai wilayah kecamatan yang mudah diakses. Ada yang kita distribusikan langsung, dan ada pula yang melalui Kantor Unit BRI di tingkat kecamatan,” sebutnya.

Ditanya target, Heru berharap pendistribusian tersebut sudah rampung pada Juli nanti. Karena itu, pihaknya akan bekerja keras untuk turun ke masyarakat dan menyalurkan kartu BPNT sesuai data KPM yang telah ditetapkan. “Alur data KPM ini disampaikan langsung oleh Kemensos kepada pemerintah daerah melalui aplikasi SIKS-NG dan Bank Penyalur melalui CD,” katanya.

Karena itu, dia berharap penyaluran BPNT ini dapat meningkatkan ketahanan pangan ditingkat KPM, sekaligus sebagai mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan. Kemudian, tambah dia, dapat meningkatkan efisiensi penyaluran bantuan sosial dan meningkatkan transaksi non tunai dalam agenda Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). “Serta, meningkatnya pertumbuhan ekonomi di daerah, terutama usaha mikro dan kecil yang sudah berpengalaman dalam usaha penjualan terus dan beras,” harapnya mengakhiri. (wah)

Berita Terkait