Siap Buka Pelayanan dan Pengawasan di Jagoi Babang

Siap Buka Pelayanan dan Pengawasan di Jagoi Babang

  Selasa, 22 March 2016 13:39

Berita Terkait

PONTIANAK--Kantor Wilayah Dirjen Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah semester I tahun 2016 di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Pontianak, kemarin. 

Dalam rapat kerja itu Kepala Kanwil Dirjen Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat Saifullah Nasution mengatakan,  pihaknya siap melakukan pengawasan dan kontrol di kawasan perbatasan di Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang.‎ "Kamis siap melakukan pengawasan dan pelayanan masyarakat di Jagoi Babang. Tetapi harus didukung dari instansi terkait, seperti TNI/Polri," kata Saifullah Nasution.

Pada kesempatan yang sama di dampingi Noer Rusydi Kepala Kantor PP Bea Cukai Pontianak, Saifullah juga menuturkan dalam Rakerwil Semester 1 tahun 2016 ada beberapa hal yang menjadi pembahasan dan fokus pada Sumber Daya Manusia yang ada.‎ "Bagaimana pun canggihnya peralatan sebagai pendukung kerja, tapi kalau tidak sertai  di dukung SDM, maka tidak akan bisa berjalan dengan baik," katanya.

Selain itu, yang tidak kalah pentingnya yakni meningkatkan pelayanan dan pengawasan sesuai SOP sudah ada dan serta mengharapkan kepada para pimpinan untuk membuat inovasi-inovasi yang tujuannya agar pelayanan lebih baik. "Meski saat ini kita sudah memberikan pelayanan yang baik, tentu masyarakat pasti ingin pelayanan lebih baik, maka untuk itu saya inginkan kepala kantor untuk berinovasi agar lebih baik," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Saifullah juga menutur‎kan, meskipun dirinya baru menjabat sebagai Kepala Kanwil DJBC Kalbagbar, dirinya sudah mengetahui karakter Kalbar baik itu karakter di udara, perairan dan daratan. "Pengawasan kita akan lebih intensif kepada pintu dan dermaga yang liar dan tidak terdaftar serta yang ada saat ini, terhadap barang-barang pangan seperti beras, gula, tekstil ‎dan non tekstil, kalau ke masyarakat seperti isu narkoba," tegasnya

Kemudian saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan ulang dan maping untuk update data terhadap semua pintu-pintu atau jalur keluar masuk di perbatasan serta dermaga-dermaga, namun ia tetap berharap dukungan dari instansi-instansi terkait.(arf)

Berita Terkait