Seorang Kakek Tewas Terbakar

Seorang Kakek Tewas Terbakar

  Sabtu, 6 April 2019 14:36

Berita Terkait

PONTIANAK - Dua unit rumah kos di Gang Kurnia, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pontianak Selatan hangus terbakar, Jumat (5/4) malam. Peristiwa itu memakan satu korban jiwa yang belum terungkap identitasnya.

Kejadian kebakaran diketahui petugas pemadam sekitar pukul 10 malam. Eddy Zulkarnaen, salah satu petugas Damkar Swasta Mitra Jawi, menuturkan, kurang lebih ada belasan mobil pemadam turun ke lokasi.

Dari pantauan, suara sirine mobil pemadam kebakaran terdengar bersahut-sahutan. Mereka berkejaran menuju lokasi untuk segera memadamkan api. Namun, lokasi kebakaran tersebut sulit dijangkau karena berada di gang sempit. Selain itu kerumunan warga juga menghambat gerak petugas pemadam kebakaran.

Petugas sempat kesulitan memadamkan api karena minimnya sumber air di sekitar lokasi. Meski demikian petugas tak hilang akal. Mereka menggunakan air dalam tong-tong di rumah warga untuk menyiram api. Petugas yang membawa mesin menggunakan sepeda motor juga sigap menjangkau titik-titik yang sulit diakses.

Penyebab kebakaran sejauh ini belum dapat dipastikan. "Saat petugas tiba, api sudah lumayan besar," ungkapnya.

Meski akhirnya api berhasil dijinakkan, musibah ini ternyata merenggut satu nyawa. "Dari informasi kawan-kawan yang juga berada di lapangan, korban tersebut orang tua. Katanya lumpuh," ungkap Eddy. Setelah api padam, beberapa petugas masih mendata kerugian akibat kebakaran, termasuk menggali informasi mengenai korban yang meninggal.

Di tempat yang sama, Kapolres Pontianak,  Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir yang berada di tempat kejadian juga membenarkan bahwa ada satu korban jiwa akibat kebakaran tersebut.

Namun, pihaknya masih menelusuri identitas korban. Berdasarkan informasi sementara, korban adalah seorang pria berumur 57 tahun.

Korban memiliki satu anak perempuan. Namun saat kejadian kebakaran, sang anak tidak berada di tempat. “Dari pendalaman petugas dan informasi warga, sang kakek mengalami lumpuh. Itu dikuatkan dari temuan pampers di lokasi kejadian,” jelasnya.

Saat ini jenazah korban sudah berhasil dievakuasi. Untuk identifikasi lebih dalam, pihaknya akan membawa jenazah ini ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.

Seorang saksi mata, Nurhadi mengatakan, api begitu cepat membesar sehingga warga di sekitar lokasi tidak bisa berbuat banyak untuk memadamkan api. Nahasnya di salah satu rumah kos itu ada seorang lelaki lumpuh. Api yang begitu cepat membesar membuat pria itu tidak bisa diselematkan. “Kalau tidak salah nama korban itu Ramli. Dia memang sudah lama sakit lumpuh. Saat kebakaran dia tak bisa menyelamatkan diri,” ujarnya.

Dalam waktu belakangan ini kebakaran kerap terjadi di Pontianak dan sekitarnya. Warga diimbau waspada. Kebakaran tidak hanya menelan harta benda namun juga korban jiwa. (iza)

 

Berita Terkait