Senjata Api Berikut Amunisi

Senjata Api Berikut Amunisi

  Rabu, 2 December 2015 08:36
SENJATA API: Kapolsek memperlihatkan senjata api yang diserahkan. OZY/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SEBANYAK 15 pucuk senjata rakitan beserta 52 peluru tajam, lima peluru FN serta sepuluh isi lantak diserahkan warga ke Polsek Sungai Raya, Selasa (1/12). Polisi pun terus melakukan imbauan agar masyarakat yang masih menyimpan, segera menyerahkan.

Kapolsek Sungai Raya, AKP Afrialdy Agung Perdana mengatakan imbauan untuk penyerahan senjata api telah dilakukan jauh-jauh hari. Namun saat ini menjelang pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang. Pihaknya diperintahkan mengakomodir masyarakat yang akan menyerahkan senjata api.“Imbauan penyerahan sudah jauh hari, kemarin informasi dan petunjuk Kapolres Bengkayang, guna antisipasi jelang Pilkada, untuk menjaga kekondusifan. Seluruh jajaran di bawah Polres Bengkayang diperintahkan mengakomodir masyarakat yang masih memiliki senpi, untuk menyerahkan ke pihak kepolisian,” kata AKP Afrialdy Agung Perdana, Selasa (1/12) ditemui di Mapolsek.

Menurutnya, bagi masyarakat yang langsung menyerahkan senpi miliknya. Pihaknya tidak akan memberikan tindakan hukum. Namun jika benda itu tetap disembunyikan kemudian didapatkan oleh pihak kepolisian, maka akan diancam hukuman sesuai Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.“Bisa saja masyarakat melalui pihak RT kemudian diteruskan ke Kepala Desa setempat, jika ingin menyerahkan senpi yang masih disimpannya atau bisa saja langsung ke Polsek. Sehingga kita berharap, kesadaran masyarakat untuk menyerahkan,” katanya.

Proses penyerahan senjata ini, sebutnya, berlangsung secara terus menerus. “Kita perkirakan, senjata api seperti ini masih banyak berada di masyarakat,” katanya.Seperti hasil penyerahan kali ini, senpi rakitan yang ada ini. Semuanya masih bisa digunakan. “Kita tidak ingin, masyarakat menyimpan benda yang dilarang untuk disimpan. Memang sekarang tidak digunakan, kita khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, tentunya masyarakat sendirilah yang rugi,” katanya.(fah)

 

Berita Terkait