Senangnya Bisa Bertemu dengan Bunda Paud

Senangnya Bisa Bertemu dengan Bunda Paud

  Jumat, 26 April 2019 10:37
WISUDA. Bunda PAUD Sanggau, Arita Apolina saat mewisuda 152 siswa PAUD se-Kecamatan Kapuas di Gedung Balai Betomu Sanggau Rabu kemarin. (sgg)

Berita Terkait

152 Siswa PAUD se Kapuas Diwisuda 

Pendidikan Anak Usia Dini merupakan pendidikan yang melibatkan seluruh aspek yang mencakup kepedulian serta perkembangan fisik, kognitif dan sosial anak. Anak adalah penerus bangsa. Karenanya anak-anak perlu mendapat pendidikan yang maksimal. Formal maupun non formal.

Sugeng, Sanggau

SEBANYAK 152 Siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari 15 PAUD Se-Kecamatan Kapuas diwisuda pada Rabu (24/4) kemarin. Acara yang dipusatkan di Gedung Balai Betomu itu dipimpin oleh Bunda PAUD Kabupaten Sanggau, Arita Apolina. 

Arita turut didampingi Ketua Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI) Sanggau, Agnes, Bunda PAUD Kecamatan Kapuas, Epifania Ratih Kumala Dewi, Kabid PAUD Dinas Dikbud Sanggau, Tang dan Kacabdin Dikbud Kapuas Jidon. 

Ketua GOPTKI, Agnes mengatakan wisuda tersebut merupakan agenda rutin setiap tahun yang diadakan oleh GOPTKI dan akan dilaksanakan secara terus menerus. 

Ia mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh orang tua murid bahwa segala keperluan anaknya dibiayai sendiri dan ini menunjukkan bahwa minat serta kemauan orang tua dalam mengembangkan dan mempersiapkan anaknya demi masa depan yang lebih baik. 

"Kami juga terima kasih kepada seluruh lembaga pendidikan secara khusus yang tergabung dalam GOPTKI yang telah menjalin kerja sama yang baik dalam Pendidikan Anak Usia Dini mengembangkan berbagai potensi anak sejak dini sebagai persiapan untuk memasuki pendidikan dasar," jelasnya. 

Dikatakannya, Pendidikan Anak Usia Dini merupakan pendidikan yang melibatkan seluruh aspek yang mencakup kepedulian serta perkembangan fisik, kognitif dan sosial anak.

"Anak adalah generasi penerus bangsa yang akan meneruskan kepemimpinan di masa depan karena itu anak-anak perlu mendapat pendidikan yang maksimal baik formal maupun non formal," ujarnya. 

Menurutnya, pendidikan di rumah merupakan pendidikan yang utama namun pendidikan yang diberikan oleh orang tua di rumah hendaknya disesuaikan dengan pendidikan yang diajarkan di sekolah karena hanya dengan demikian perkembangan anak akan lebih mudah dipantau terutama karakter. 

Kabid PAUD Dinas Dikbud Sanggau, Tang menyampaikan mencerdaskan anak bangsa adalah tugas dan tanggung jawab bersama dalam rangka mempersiapkan generasi bangsa yang lebih baik. 

"Lembaga pendidikan atau organisasi yang mengelola PAUD di Wilayah Kabupaten Sanggau bagi yang belum terdaftar agar dapat mendaftarkan keberadaannya tersebut di Dinas Dikbud di Bidang PAUD sehingga apabila dari pihaknya ingin membantu dapat dianggarkan di kegiatan dinas," katanya.

Lainnya, yang membanggakan adalah anak-anak Paud yang bisa bersua dengan Bunda Paud di daerahnya. (*)

Berita Terkait