Semangat untuk Mobile Legend

Semangat untuk Mobile Legend

  Minggu, 26 May 2019 09:28
Cupu Team // 16 Besar Finalis Piala Presiden Esports 2019

Berita Terkait

Mobile game semakin populer saat ini. Bahkan, sukses mencuri perhatian para gamer di Indonesia. Kini, tak sekadar permainan mengisi waktu luang. Banyak yang menekuninya hingga membuahkan prestasi dengan hadiah ratusan juta rupiah.

Oleh: Ghea Lidyaza Safitri

Permainan Mobile Legends menjadi salah satu game yang sangat populer. Permainan MOBA ini tergolong menarik karena dapat dimainkan secara praktis dan mudah. Tak seperti bermain di PC yang harus duduk di kursi ‘gaming’ dan menyiapkan gear pendukung, Mobile Legends dapat dimainkan di mana saja, baik di kamar, maupun ketika saat menjalankan aktivitas (bekerja atau lainnya).  

Mobile Legends  berkembang menjadi mobile game yang paling populer saat ini, termasuk di Indonesia. Mobile Legends adalah game yang dikembangkan dan dirilis oleh Moontoon developer.  Game ini dapat dimainkan di platform mobile Android dan iOS. Game MOBA satu ini sukses mencuri perhatian para gamer di Indonesia sejak 2016.

Salah sarunya bagi Cupu Team. Dengan tekad, semangat, dan latihan yang ulet, tim asal Pontianak yang terdiri dari Miguel (godmade), Andro (Z4Chan), Agus (Neyy), Adibayu (WICK), Wahyu (Nael), dan Pramudya (MBOL) ini berhasil membawa nama Kalbar untuk mengikuti pertandingan di tingkat nasional, yakni Piala Presiden Esports 2019. 

Personil Cupu Team, Andro mengatakan sebelumnya timnya belum pernah mengikuti ajang, baik tingkat kota maupun provinsi. Sehingga, menjadi kebanggaan bagi seluruh anggota tim saat berhasil lolos 16 besar yang berhak mengikuti pertandingan final di Jakarta pada 30 dan 31 Maret 2019.

“Saat itu, terdapat 64 tim di tingkat regional. Alhamdulillah, Cupu Team berhasil menjuarai pertandingan dan berhak menjadi perwakilan Kalbar untuk bertanding kembali di Jakarta,” ujarnya.

Andro mengatakan Mobile Legends dimainkan sebanyak 10 orang yang terbagi menjadi 2 tim. Permainan dimulai dengan setiap pemain memilih 1 hero dari daftar hero yang bisa diakses oleh pemain. Hero yang tersedia adalah hero yang telah dibeli dan hero yang sedang ‘dipinjamkan’ secara gratis kepada pemain oleh sistem. Dengan kata lain, tidak semua hero dapat langsung dimainkan.

“Didalam tim terdapat 5 orang terdapat 3 pemain damage 2 tank,” jelasnya. 

Permainan ini berkisar sekitar 15 menit untuk satu ronde. Tujuan utama permainan adalah untuk menghancurkan base lawan. Di dalam game terdapat tiga lane utama dalam map, yaitu middle, top, dan bottom lane. Masing-masing lane dijaga oleh Turret yang akan menyerang unit musuh secara otomatis.

Lane juga memiliki bangunan ‘barrack’ yang jika dihancurkan akan membuat creep atau minion lawan menjadi semakin kuat. Jika semua ‘barrack‘ hancur, maka tim lawan akan memiliki super minion yang jauh lebih kuat dibanding minion biasa. Di luar jalur lane setiap tim, terdapat jungle berisi jungle creep yang memberikan buff pada unit yang mengalahkan creep.

Dari segi karakteristik, Andro mengatakan hero dibagi menjadi beberapa tipe, yakni mage, fighter, assasin, marksman, dan dua tank. Marksman adalah tipe hero yang memiliki daya serang kuat sehingga berperan sebagai penyerang utama dalam permainan. Tank adalah tipe hero yang memiliki base HP dan Armor yang besar.

Dengan begitu pemain dapat menerima damage yang besar dari lawan untuk melindungi tim. Mage adalah tipe hero yang memiliki skill dengan damage yang besar sehingga dapat melakukan quick kill kepada hero lawan. Serta, Assassin adalah tipe hero yang umumnya memiliki skill yang dapat membunuh serta melakukan lock kepada lawan.

Sayangnya saat bertanding di tingkat Nasional, Cupu Team tak berhasil meraih juara. Menurut alumnus SMA Negeri 4 Pontianak ini lawan bertanding cukup berat. Bahkan, termasuk dalam salah satu tim Esports terkenal, yakni Onic Esport. Meski gagal, tapi Cupu Team tak berkecil hati. Justru merasa bangga mendapat kesempatan untuk bertanding dan mengasah skill di tingkat Nasional. 

“Ketika bertanding kami juga memiliki masalah internal saat di Jakarta, sehingga kurang fokus dalam melancarkan permainan,” tutur Andro. 

Kedepannya, jika ada kesempatan Cupu Team akan mengikuti pertandingan game Mobile Legends. Kemudian, tetap mengandalkan strategi tarik ulur dan tetap berkomitmen jika ada yang salah, tima lainnya tak boleh melawan ataupun marah. Akan lebih baik, untuk menasehati cara bermain, dibandingkan menyebabkan terjadinya keributan tim. 

“Bagi yang baru memulai bermain, intinya terus berlatih dan bekerja keras. Yakinlah Anda pasti bisa meraih kemenangan,” pesannya. **

Berita Terkait