Sejumlah Desa Belum Mampu Serap DD dan ADD

Sejumlah Desa Belum Mampu Serap DD dan ADD

  Senin, 11 February 2019 11:31
Nurmarini

Berita Terkait

SUNGAI RAYA – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kubu Raya, Nurmarini mengatakan untuk tahun 2019 Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. 

Nurmarini menjelaskan untuk DD bersumber dari APBN sementara ADD bersumber dari APBD yang menurutnya semakin besar dan perimbangan maka semakin besar pula ADD yang disalurkan. 

“Tahun 2019 ini Dana Desa yang diberikan sebersar Rp134,4 miliar ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya Rp111,4 miliar. Sementara untuk ADD tahun 2019 ini sebesar Rp219 miliar dan tahun sebelumnya Rp193,7 miliar,” kata  Nurmarini. 

Ia mengatakan di 2018 masih ada sejumlah desa yang belum mampu menyerap ADD dan DD tersebut.  Menurutnya sejauh ini terdapat sejumlah desa yang belum dapat menyerap ADD dan DD mulai tahap I, II dan III. Beberapa desa tersebut seperti Desa Muara Tiga dengan nominal  DD nya Rp786 juta dan ADD nya RP610 juta, Desa Punggur Besar dengan nominal DD nya Rp926 juta, ADD nya Rp836 juta dan Desa Ambarawa dengan nominal DD nya Rp735 juta, ADD nya Rp526 juta. “Ada juga di Desa Permata  yang belum mampu menyerap dana desa di tahap ke tiga sebesar Rp345 juta,” jelasnya. 

Nurmarini menilai, belum mampunya sejumlah desa menyerap baik dana desa maupun alokasi dana desa, pada akhirnya akan berdampak pada pada di penyaluran dana desa dan alokasi dana desa di 2019. Bahkan lanjutnya, tidak menutup kemungkinan desa yang tidak mampu menyerap DD dan ADD ini tidak menerima DD di 2019. “Salah sau alasannya, sejumlah desa tersebut memang tidak dapat menyerap di 2018 maka masih ada uangnya di kas daerah,” ujarnya.

Hal tersebut lanjutnya, terhitung sebagai pengurangan di 2019, jadi dari Rp134,4 miliar yang akan disalurkan dari APBD dikurangi Rp2,7 miliar yang tidak terserap itu. 

“Realisasinya nanti, apakah memang di tahun 2019 sejumlah desa ini bisa mendapatkan DD atau tidak, sementara mereka tidak bisa buat laporan karena tidak menerima di tahun 2018, nanti solusinya akan kami koordinasikan dan konsultasikan dulu ke Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa,” paparnya. 

Pada dasarnya, kata Nurmarini sejak Januari lalu, setiap desa sudah bisa mengusulkan pencarian untuk Dana Desa, hanya saja dalam realisasinya masih banyak yang belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditentukan untuk pencairan dana desa tersebut. 

Nurmarini pun berharap setiap desa di Kubu Raya telah menyusun APBDes sehingga pencairan DD dan ADD di 2019 juga dapat segera dilakukan. 

“Kami terus mengimbau dan berharap setiap desa sudah menyusun APBDes berdasarkan pagu yang ditetapkan keputusan Bupati yang di inisiasi Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa. Usai menyusun APBDes, makanya DD tahap  pertama bisa langsung dicairkan,” terangnya. (ash) 

Berita Terkait