Sehari Satu Juz

Sehari Satu Juz

  Minggu, 19 June 2016 10:58

Berita Terkait

Komunitas One Day One Juz atau yang biasa di kenal  dengan ODOJ ini tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Dengan berbagai programnya sebuah komunitas tilawah ini selalu mengajak umat islam beramai ramai untuk membumikan Al Quran. 

Sebenarnya banyak pribadi muslim sejak dulu sudah menargetkan tilawah satu juz dalam sehari.  Tetapi ada sebagian masyarakat yang belum mengetahui seperti apakah komunitas yang mempunyai program untuk selalu bertilawah setiap hari ini, dan seperti apa sebenarnya komunitas yang terkenal dengan program tilawahnya ini?

Dwi Lopasari Nurhamiyawati, S.S.T selaku Sekretaris Koordinator ODOJ KALBAR menjawab For Her mengatakan pada awalnya gerakan One Day One Juz atau ODOJ ini digerakan oleh Bayu Subrata atas kepedulian mereka pribadi.  ODOJ ini merupakan sebuah komunitas yang ingin mengajak orang-orang untuk terbiasa tilawah. “Dengan bentuk grup yang berisi 30 orang di setiap grupnya ini, ODOJ ingin memfasilitasi masyarakat untuk istiqomah dan terbiasa tilawah setiap hari,” ungkap dia. 

Awalnya ODOJ ini hanya memiliki satu program saja yaitu bertilawah satu hari satu juz namun, semakin lama program dari gerakan ini semakin di minati oleh masyarakat. “Tetapi sayangnya masyarakat yang baru membudayakan tilawah ini tidak mampu melaksanakan one day one juz langsung, jadi terbentuklah program program baru di komunitas ODOJ ini,” ujarnya. 

Program yang di bentuk sesuai dengan kemampuan masyarakat ini adalah ODOL (One Day One Lembar), yaitu bertilawah sebanyak satu lembar dalam sehari. “ODOL ini ada yang untuk dewasa dan anak, kemudian ODALF (One Day One Half) yang di kenal dengan bertilawah satu hari setengah juz,” ucap Sari Saat di temui di Masjid Raya Mujahidin Pontianak.

Sari juga menambahkan banyak program yang ada di komunitas ODOJ ini, jadi bagi yang mau bergabung di ODOJ bisa menyesuaikan kemampuan tilawahnya. Selain itu juga saat ini tidak semua orang mempunyai fasilitas media sosial seperti BBM dan Whatsapp sehingga terbentuklah kembali program ODOJ SMS yaitu laporan anggota via sms.

Gadis yang bekerja di salah satu Instansi pemerintah yang ada di Kabupaten Kubu Raya ini memaparkan, khusus di KALBAR, saat ini ODOJ baru memiliki lima Dewan Pengurus Area (DPA), yaitu di Pontianak, Kab. Kubu Raya, Mempawah, Landak, dan Sintang. Dan saat ini di koordinir oleh Zulkifli, A.Md sebagai Koordinator ODOJ KALBAR.

“Biasanya karena wilayah DPA Pontianak dan Kubu Raya yang berdekatan ini, kami sering mengadakan NGAOS (Ngaji On The Street) yang merupakan agenda rutin dengan konsep mengaji di tempat umum.Tujuannya agar orang tidak merasa asing ketika melihat orang bertilawah di tempat umum, dan membiasakan masyarakat untuk tidak malu tilawah di tempat umum,” ucap wanita yang melanjutkan pendidikan S2 di UNTAN ini.

Selain mengadakan agenda rutin ODOJ yang bertilawah di tempat umum ini, ODOJ juga memiliki agenda Kajian Ala Ustadz (KALKULUS) yang di laksanakan sebulan satu kali. “Selama bulan Ramadan ini, ODOJ tidak mempunyai target Khatam yang banyak, sama seperti melaksanakan program lainnya di bulan selain bulan puasa ini. Hanya saja selama bulan Ramadan ini ODOJ di Kalbar akan mengadakan agenda ODOJ SPESIAL RAMADAN (OSR)  serentak sedunia pada tanggal 25-26 Juni 2016,” beritahunya.  

Sari juga berpesan untuk para odojers untuk tetap istiqomah  tilawah setiap hari dan tetap semangat menyiarkan Alquran dan ODOJ dimana pun dan kapanpun. Dia juga mengutip HR. Muslim yakni dari Abu Amamah ra, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah Al Qur’an karena sesungguhnya ia akan menjadi syafa’at bagi para pembacanya di hari kiamat.” (dz)

Berita Terkait