Sehari, AiXin Bantu 4 Pasien Anak Dan Satu Korban Kebakaran

Sehari, AiXin Bantu 4 Pasien Anak Dan Satu Korban Kebakaran

  Kamis, 29 March 2018 09:41

Berita Terkait

PONTIANAK- “Kita perlu terus tingkatkan makna dan kwalitas bagi kasih , usaha sampaikan kasih dengan santun , hormati pihak yang menerima layaknya sauidara kita, agar mereka bisa  terhibur atas kepedulian tulus sesama. Harus selalu ingat, Ai XIn bukan cahaya gemerlap di panggung mewah , tetapi jadikanlah Ai Xin sebagai sinar kecil di tempat gela,”  ucap  Ketua Umum Perkumpulan sosial Wadah Himpun Kasih atau Ai Xin Nio Ui Khiang dalam pengarahan kepada Tim Sosial  yang siap menjalankan tugas bagi kasih. 

Selasa (28/3). Tim sosial  Ai XIn  dipimpin Ketua Harian Yo Nguan Cua didampingii Sekretaris Umum Frendys Lu , Ng Tiak Tong dan ketua tim sosial Gow Nguan Hui berserta  13 anggota lain bertugas sesuai  data yang telah dipersiapkan. 

Tiba di sebuah rumah sederhana di Gang Alatas , Jalan Parwasal ,Kelurahan Siantan Hilir,Kecamatan Pontianak Utara, Tim Sosial Ai XIn bertujuan memberi kasih kepada mereka Egi, anak kelas 3 SD berusia 9 tahun yang alami pembengkakan di bagian wajah . Berawal dari bintikan kecil yang tumbuh di pipinya empat tahun lalu , kini benjolan sangat besar menutup wajah Egi ,bahkan telah sampai dibagian mata. Menurut dianogsa medis tim  dokter RSU Soedarso dua tahun lalu , Egi terserang sejenis tumor dan harus segera dirujuk ke RS Jakarta, namun terbentur masalah  kekurangan biaya pihak keluarga , maka keberangkatan Egi  ke Jakarta terus  tertunda. 

“Selamat siang bapak, kami dari perkumpulan sosial Wadah Himpun Kasih atau Ai XIn, sesuai  data yang kami peroleh dari harian Pontianak Post , anak bapak Egi sakit dan butuh bantuan, kami datang ingin memberi kasih kepada Egi, ini murni  kepedulian tulus untuk sesama yang tanpa tersisip tujuan lain, semoga  bisa ringankan beban bapak. “ tutur Frendys Lu  dngan ramah saat serahkan kasih sebesar Rp.5.000.000. kepada Masduqie Fadly , ayah Egi. 

Selanjutnya Tan Hok Chiang, seksi Humas Ai XIn dengan nada rendah jelaskan bahwa Ai XIn  membagi kasih untuk yang butuh bantuan sesuai kemampuan organisasi. Mengutamakan rasa kebersamaan yang tulus, ikhlas dan tanpa membedakan suku dan agama, karena kita semua bersaudara. Masduqie awalnya terkejut atas kehadiran rombongan AI XIn, pria santun ini dengan penuh rasa haru da berterima kasih. "Kami akan manfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan Egi , semoga Allah membalas kebaikan ini," katanya sambil menuntun Egi bersalaman dengan tim Ai XIn

Tim Ai XIn mendapat info , bahwa sehari sebelumnya telah terjadi musibah kebakaran di Gang Baiduri 2 , Jalan Parit Makmur yang juga di Kelurahan Siantan Hilir . Dimana api telah hanguskan sebuah rumah warga kurang mampu. Untuk memastikan  info tersebut, Frendys Lu segera menghubungi Ateng Tanjaya , Ketua Forom Komunikasi Pemadam Kebakaran yang sedang di lokasi. Tiba di TKP kebakaran , dengan disaksikan Ateng Tanjaya  dan  Bambang Bujono selaku Ketua RW setempat , tim Ai XIn serahkan bantuan sebesar Rp.3.000.000. kepada Ruslan Jus , kepala keluarga korban tunggal musibah kebakaran dimaksud. “Atas nama warga saya ucapkan terima kasih kepada Ai XIn dan Bapak Ateng, ini adalah kepedulian yang sangat tepat bagi yang tertimpa musibah, semoga Ai XIn yang selalu hadir saat ada musibah tetap jaya ’. Kata Bambang Bujono.

Dari Siantan tim Ai XIn kembali  ke arah kota  Pontianak, tiba di RS Anugrah Bunda Khatulistiwa di Jalan Ahmad Yani untuk memberi kasih kepada seorang bayi berusia 4 bulan dari keluarga kurang mampu asal  salah satu desa pedalaman di Kebupaten Tayan. Bayi mungil bernama Kasih ini alami pembengkakan serius di wajah karena tumor jinak, dia dirujuk ke RS ABK atas inisiatip Love & Carning Community, sekelompok muda-mudi  yang peduli masalah kesehatan warga pedalaman. Sesuai data yang akurat bahwa bayi Kasih harus segera lalukan operasi  dan masih kekurangan dana, maka  Ai XIn serahkan  bantuan sebesar Rp.5.000.000. kepada  Irma , ibunya  bayi Kasih. 

Di ranjang berbeda pada ruangan yang sama, terbaring  Leo , bayi  berusia 6 bulan yang terlahir tanpa miliki anus atau lubang dubur untuk BAB . Leo yang baru keluar dari ruang operasi dalm kondisi sangat lemah, dia dijaga oleh ibunya dan neneknya yang terus menangis.  Melihat keadaan yang memilukan ini, Ai XIn berusaha mengali  data yang bisa didapat . Mereka adalah keluarga kurang beruntung asal  daerah pinggir kota Singkawang. Ayahnya Leo bekerja sebagai kuli bangunan tidak hadir saat anaknya operasi , karena sibuk mencari pinjaman atas biaya yang  masih kurang. Mencermati keadaan yang cukup prihatin , Ketua Harian Ai XIn  Yo Nguan Cua langsung putuskan beri kasih sebesar Rp.5.000.000. kepada Ibu Ho Yan Ni, ibunys leo berterima Kasih atas bantuan yang diberikan.

Dari RS ABK , tim Ai XIn lalu meluncur ke RS.Bhayangkara di Jalan Budiman Pontianak , di ruang Mawar kelas 3 , RS ini mereka menyerahkan kasih sebesar Rp.3.000.000. untuk Violla , anak usia 6 tahun dari keluarga kurang mampu yang mengalami  infeksi  saluran pernafasan. “Terima  kasih atas bantuan Ai XIn kepada kami, kami telah mendengar Ai Xin telah banyak bantu orang susah “. Ujar Fendy, ayahnya Violla

Anggota  Ai Xin yang bertuags diantaranya Tan Hok Chiang, Lim Tia Khui, Lau Lie Khiang, Lie Khun Seng,  Tan Lie Hun, Khow Khiok Miang, Yam Siat , Ango Sundari, Ace Ngo, Bun Nun Tian, Diana Lo, Then Pit Jun, Bong Sui Cin dan  Lo Sui Yong. (Mrd)

Berita Terkait