Segera Lelang Jabatan Eselon II

Segera Lelang Jabatan Eselon II

  Sabtu, 15 June 2019 09:01
ARAHAN: Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir saat melantik dan mengambil sumpah 176 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu, beberapa waktu lalu.

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir meminta agar lelang jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu segera dilakukan. Dengan demikian, diharapkan dia, tidak akan ada lagi jabatan rangkap.

Diakui Nasir, saat ini ada beberapa jabatan, khususnya eselon II yang masih dijabat pelaksanatugas (Plt). “Itu harus segera diisi dengan melakukan lelang jabatan,” kata Nasir, kemarin.

Jabatan merangkap dikhawatirkan dia akan berdampak terhadap kinerja, sehingga harus segera dilakukan lelang jabatan sesuai aturan berlaku.

Ia meminta agar pejabat eselon III yang memenuhi persyaratan mengikuti tes atau seleksi lelang jabatan. “Dalam waktu dekat ini lelang jabatan itu harus sudah dilakukan, bagi ASN eselon III sudah memenuhi persyaratan silahkan mengikuti lelang,” katanya.

Disampaikannya pula bahwa lelang jabatan itu akan dilakukan secara terbuka, dengan kompetensi sesuai ketentuan. Ada pun jabatan yang masih menjalami kekosongan, sebut dia, di antaranya yaitu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Inspektur, dan beberapa organisasi perangkat daerah lainnya.

Sebelumnya Bupati Kapuas Hulu Muhammad Nasir telah melantik dan mengambil sumpah sebanyak 176 orang di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu, dengan rincian Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama sebanyak satu orang, jabatan administrator sebanyak 52 orang, dan jabatan pengawas sebanyak 122 orang. Dalam pelantikan tersebut, Sarbani kembali dilantik sebagai Pj. Sekda dan Frans Leonardus sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan).

Dalam arahannya Bupati mengatakan, pelantikan tersebut berdasarkan ketentuan yang berlaku. Salah satunya, sebut dia, pemberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS, yang merupakan tindaklanjut dari Undang-Undang ASN Nomor 5 Tahun 2014.

“Sekaligus sebagai komitmen untuk penyelenggaraan manajemen ASN berbasis sistem merit, pengaturan PNS melalui PP Nomor 11 itu bertujuan untuk menghasilkan PNS yang profesional, memiliki nilai dasar etika, bebas dari intervensi politik dan KKN dalam rangka pelaksanaan tugas pelayanan publik serta tugas pemerintahan dan pembangunan,” papar Nasir.

Lebih lanjut Bupati Kapuas Hulu dua periode ini menjelaskan, sehubungan dengan proses pembinaan kepegawaian di Kabupaten Kapuas Hulu, tentunya mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017. Menurut Nasir, dirinya selaku pejabat pembina kepegawaian yang mempunyai kewenangan menetapkan pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian ASN, serta pembinaan manajemen ASN di instansi pemerintah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Namun saya tetap melakukan pertimbangan yang berdasarkan objektifitas, kompetensi, kualifikasi, syarat jabatan, penilaian terhadap prestasi kerja, kepemimpinan, kerjasama, kreatifitas tanpa membedakan gender, suku, agama, ras, dan golongan,” tegas Nasir.

Ditambahkan Nasir, pelaksanaan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan JPT, jabatan administrator, dan pengawas hari ini bersifat promosi, rotasi dan reposisi. “Selain itu juga untuk mengisi struktur organisasi baru dilingkungan Pemkab Kapuas Hulu, serta menyesuaikan dengan pemberlakuan nomenklatur yang baru,” tambah Nasir.

Khusus yang mendapatkan promosi jabatan, Bupati mengucapkan selamat bekerja. Dia berharap agar mereka yang dilantik tersebut mampu membuktikan kemampuan dengan menunjukkan prestasi kerja yang baik di masa yang akan datang.

“Kepada yang hari ini mendapatkan rotasi ataupun reposisi jabatan, selamat bertugas ditempat yang baru, semoga dapat segera beradaptasi dengan tugas dan jabatan di lingkungan kerja yang baru, serta menjadikan pengalaman dalam jabatan sebelumnya sebagai sarana introspeksi dan evaluasi peningkatan kinerja dimasa yang akan datang,” katanya. (arf)

Berita Terkait