Segera Bentuk Pansel Lelang Jabatan

Segera Bentuk Pansel Lelang Jabatan

  Rabu, 2 January 2019 09:00
LANTIK: Gubernur Kalbar Sutarmidji saat Melantik Penjabat (Pj) Sekda Syarif Kamaruzaman di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Senin (31/12).

Berita Terkait

Untuk Sekda Definitif dan 11 Kepala OPD

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji melantik Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar Syarif Kamaruzaman di Balai Petitih, Kantor Gubernur, Senin (31/12). Diharapkan dalam tiga bulan ke depan Kalbar sudah memiliki Sekda definitif dari proses lelang jabatan (open bidding).  Dalam sambutannya, Midji sapaan akrabnya mengatakan, tugas pertama Pj Sekda adalah segera membentuk panitia seleksi (pansel) untuk lelang jabatan sekda definitif.

"Alhamdulillah pelantikan telah dilakukan dan saya berharap tiga bulan ke depan sudah ada Sekda definitif. Pj Sekda bertugas membuat pansel hingga seluruh open bidding Sekda selesai dilaksanakan," ungkapnya. Orang nomor satu di Kalbar itu, juga menjelaskan dalam satu bulan ke depan Pj Sekda harus menyelesaikan proses lelang jabatan beberapa pejabat eselon II. Dimana ada sekitar 11 kepala OPD yang masih kosong. Ia berharap di bulan Februari para kepala dinas ini sudah bisa dilantik. 

"Karena cukup banyak yang harus diisi. Semua boleh (ikut seleksi) sepanjang memenuhi syarat, termasuk seluruh Sekda dari 14 kabupaten/kota. Yang terpilih adalah yang memiliki nilai tertinggi," katanya.  Ia memastikan tidak akan melakukan intervensi atau berurusan dalam proses seleksi itu. Semua keputusan melihat peringkat tertinggi yang diperoleh para calon. Dengan demikian diharapkan seluruh pejabat yang mengikuti tes bisa mengikuti ujian tanpa beban.

"Jangan khawatir semua sesuai nilai dan saya tidak akan ikut campur. Saya ingatkan jangan sampai menyampaikan CV ke saya karena itu yang akan saya sampaikan ke panitia untuk tidak diluluskan. Bapak ibu dapat ikut ujian sesuai kemampuan," tegasnya. Ia lantas mengingatkan seluruh Kepala OPD dapat menyelesaikan laporan keuangan dengan baik. Ia selaku gubernur tidak akan membebani masing-masing OPD. 

"Uang di OPD untuk apa saja harus transparan dan target kinerja harus dicapai, agar dapat menjadi kenangan indah bagi masyarakat selama dipimpin dan kegiatan strategis disiapkan dengan benar," pesannya. 

Dalam kesempatan yang sama, Pj Sekda Kalbar Syarif Kamaruzaman mengatakan jabatan yang diembannya merupakan amanah luar biasa. Sejalan dengan visi misi dan arahan gubernur, ia siap mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.  Salah satunya mempercepat porses lelang jabatan. Pertama untuk jabatan sekda sendiri, serta jabatan-jabatan eselon II yang masih kosong di Pemprov Kalbar.  "Lebih kurang ada 11 (jabatan yang kosong), itulah yang akan saya lakukan percepatan karena nanti visi misi beliau harus didukung dengan tata kelola pemerintahan ini," ujarnya. 

Akhirnya diharapkan, dengan pelaksanaan program-program oleh kepala daerah maka akan memberikan nilai tambah indikator makro pembangunan. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran serta peningkatan nilai IPM.  "Ini dilakukan percepatan. Bagaimana kami mewujudkan masyarakat Kalbar ini cerdas dan memiliki kemampuan dalam konteks kesejahteraan," pungkasnya.(bar/r)

Berita Terkait