Segedong Terendam Banjir Kiriman

Segedong Terendam Banjir Kiriman

  Sabtu, 8 June 2019 17:35
Salah satu rumah warga di Kecamatan Segedong tergenang banjir.

Berita Terkait

MEMPAWAH- Intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Mempawah dan sekitarnya berdampak terhadap musibah banjir. Sejumlah wilayah di Kecamatan Segedong mulai terendam air. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengantisipasi banjir kiriman dari daerah perhuluan.

“Kami mendapatkan informasi telah terjadi banjir di daerah Mandor, Kabupaten Landak. Banjir disebabkan tingginya curah hujan belakangan ini. Maka, kita harus antisipasi banjir kiriman dari Mandor. Biasanya akan tumpah ke Kecamatan Segedong,” ungkap Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, BPBD Kabupaten Mempawah, Didik Sudarmanto kepada Pontianak Post, Sabtu (8/6) pagi.

Didik mengaku pihaknya telah melakukan monitoring dan pemantauan terhadap sejumlah wilayah yang berpotensi mendapatkan banjir kiriman tersebut. Terutama pada sejumlah desa di Kecamatan Segedong. BPBD Kabupaten Mempawah akan terus melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan.

“Dari informasi yang kami dapatkan, gejala banjir di Kecamatan Segedong sudah terlihat. Makanya, kami terus intensifkan pengawasan dan monitoring dilapangan. Jika banjir semakin mengkhawatirkan, kita cepat melakukan tindakan dan penanganan,” tuturnya.

Dari informasi yang dihimpun koran ini, banjir mulai merendam lingkungan masyarakat di Desa peniti Besar, Kecamatan Segedong. Sedikitnya puluhan rumah di desa itu sudah terendam banjir yang dipicu curah hujan. Ketinggian air dikabarkan sudah memenuhi pekarangan rumah warga setempat.

“Banjir datang secara tiba-tiba dan dalam waktu singkat volume air bertambah hingga memenuhi pekarangan rumah dan lingkungan warga disini. Air sungai meluap akibat curah hujan dan air kiriman dari daerah Mandor,” pendapatnya salah seorang warga setempat, Marcel (39).

Dia mengaku saat ini dirinya dan warga setempat merasa khawatir dan was-was terhadap kemungkinan meingkatnya volume banjir. Apalagi, beberapa hari terakhir ini curah hujan diwilayah perhuluan masih cukup tinggi.

“Kami sangat berharap banjir tidak bertambah tinggi. Karena, kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Jika ketinggi banjir terus bertambah, kemungkinan bisa masuk ke dalam rumah,” pendapatnya.(wah)

Berita Terkait