Sebagian Mulus, Sebagian Menunggu Giliran

Sebagian Mulus, Sebagian Menunggu Giliran

  Senin, 19 September 2016 09:30
JALAN: Beginilah kondisi jalan nasional yang ada di Kabupaten Sanggau. Sebagian sudah terlihat mulus. Sebagian lagi masih tahap pengerasan.

Berita Terkait

 
Meski belum secara total dilakukan perbaikan jalan nasional yang ada di Kabupaten Sanggau, sebagiannya sudah terlihat baik dan sudah dapat digunakan oleh pengendara dengan sangat baik. Program perbaikan jalan nasional ini salah satu tanda komitmen pemerintah dalam melakukan pemerataan pembangunan disemua daerah.

 

SUGENG, Sanggau

 

DALAM kurun waktu sepuluh tahun belakangan, masyarakat di Kabupaten Sanggau mengeluhkan kondisi jalan nasional yang rusak parah. Wajar saja, karena hal ini dianggap mengganggu kelancaran transportasi dan mengakibatkan kekhawatiran dari para pengguna jalan.

Beragam aksi protes dilakukan oleh masyarakat pada masa itu. Ada yang melakukannya dengan memasang spanduk, ada juga yang membuat aksi tangkap lele ditengah jalan yang rusak. Situasi ini benar-benar membuat gejolak masyarakat di Sanggau memanas mengingat lambannya penanganan oleh pemerintah.

Seiring dengan adanya kejelasan terhadap nasib jalan nasional di Kabupaten Sanggau, masyarakat pun menyambutnya dengan suka cita. Pemerintah akhirnya berkomitmen segera melakukan perbaikan agar rakyatnya dapat menikmati infrastruktur yang layak.

Melalui proses lelang yang cukup panjang, akhirnya masyarakat dapat bernafas lega karena akhirnya perbaikan jalan nasional dapat segera dilakukan oleh kontraktor pemenang tender. Hal ini patut disyukuri mengingat dalam masa tidak kurang dari sepuluh tahun masyarakat Sanggau harus melihat kenyataan bahwa jalan didaerahnya rusak sementara didaerah lain jalannya mulus.

Perjalanan yang dilakukan harian ini ke beberapa tempat disepanjang jalan nasional diwilayah Kabupaten Sanggau ingin melihat langsung proses perbaikan jalan yang sudah berlangsung. Dari pengamatan lapangan, beberapa tempat, badan jalan sudah terlihat mulus. Namun, beberapa tempat masih dalam proses pengerasan sebelum nantinya diperbaiki dengan pengaspalan.

Kondisi ini tentunya menjadi kabar gembira bagi pengguna jalan. Jika dulu saat akan melintas di jalur Sosok-Batang Tarang masyarakat sudah akan tergambar kondisi jalan yang rusak parah, namun sekarang masyarakat tidak perlu terlalu khawatir karena kondisinya sudah jauh lebih baik.

Meski masih spot-spot, kondisi jalan nasional sudah jauh lebih baik. Selain itu, sejumlah pemukiman warga yang tiap hari bersahabat dengan debu, saat ini sudah dapat diatasi karena jalannya sudah diperbaiki menjadi lebih baik.

Mengenai kondisi jalan, harian ini menemui sejumlah warga yang kebetulan beristirahat di sebuah kedai yang terletak di Batang Tarang. Ahmad, misalnya. Warga Kota Sanggau ini akan menuju ke Pontianak untuk studi. Disela-sela istirahatnya dia mengutarakan bahwa dengan kondisi jalan yang sudah diperbaiki-meskipun masih spot-spot-tentu sangat nyaman dan tidak terlalu menguras tenaga.

Dulu, kata dia, perjalanan dari Sanggau menuju Pontianak bisa memakan waktu 6-7 jam dengan kondisi jalan rusak parah. Dengan kondisi sekarang bisa sampai dalam waktu 4-5 jam saja. Kondisi ini jelas menunjukkan adanya pengifisienan waktu perjalanan. Belum lagi, lanjut dia, berkendara bisa jauh lebih aman karena tidak adanya debu yang biasa menghalangi pandangan. “Saya kira ini perubahan yang nampak sekarang. Beberapa jalan memang belum diaspal tetapi sudah pengerasan. Di beberapa tempat justru sudah teraspal dengan baik sehingga perjalanan menjadi sangat lancar dan tidak terkena debu lagi,” ujarnya.

Dengan rentang waktu masa perbaikan selama 3 tahun kedepan, pastinya kondisi jalan nasional di Kabupaten Sanggau akan sama baiknya dengan daerah lain dan kesan Sanggau dianaktirikan dengan sendirinya akan hilang dengan berjalannya waktu.

Jika kondisi jalan sudah baik, high cost economy yang selama ini dikeluhkan oleh para sopir ekspedisi juga akan berangsur-angsur normal. Hal ini tentu saja menjadi kabar gembira dan sudah lama diidamkan.

Mengenai komitmen pemerintah, harian ini coba menanyakan tanggapan kepada saah satu warga Sanggau yang juga aktif pada lembaga swadaya masyarakat atau LSM, Zaenuri. Secara pribadi dia memberikan apresiasi atas komitmen perbaikan jalan nasional di Kabupaten Sanggau. Namun dia juga mengingatkan bahwa persoalan angkutan yang melebihi kapasitas juga harus ditertibkan. “Dalam kondisi jalan yang baik jangan sampai angkutan yang over kapasitas tidak ditertibkan karena ini dapat berpengaruh terhadap kemampuan jalan menahan beban angkutan. Pengguna jalan juga mesti bisa memelihara agar jalan bisa digunakan dalam waktu yang lama,” ungkapnya.

Perbaikan infrastruktur, tambah dia, memang sudah menjadi tanggung jawab pemerintah. Tetapi menjaga infrastruktur agar tetap dalam kondisi baik merupakan tugas dan tanggung jawab semua pihak termasuk pihak swasta. (*)

 

Berita Terkait