Satu Tewas, Dua Menghilang

Satu Tewas, Dua Menghilang

  Minggu, 12 Agustus 2018 08:24

Berita Terkait

PONTIANAK--Warga Desa Rasau Jaya 3 dihebohkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki di semak belukar tidak jauh dari kandang ayam, Jalan Bakti, Desa Rasau Jaya 3, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (11/8) pagi.

Mayat yang belakangan diketahui bernama Floren (25), warga Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau ini merupakan seorang karyawan peternakan ayam milik Imam Trisno (46) warga Jalan Parit Bugis Gang Mustika 5 Rt 01/05 Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya,  Kabupaten Kubu Raya.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol M Husni Ramli mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan di semak belukar tidak jauh dari kandang ayam. Korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan penuh luka di tubuhnya akibat benda tumpul dan benda tajam.

Dikatakan Husni, penemuan jasad korban ini pertama kali oleh kecurigaan Riyanti, istri pemilik peternakan. Seperti biasa, Riyanti datang ke kandang untuk mengecek dan membuka gudang kandang ayam. Hanya saja ada yang janggal. Tiga karyawannya tidak ada di lokasi. Padahal, setiap pagi karyawan-karyawannya sudah siap untuk bekerja. 

Lalu, Riyanti pun mendatangi kamar tempat karyawannya tinggal. Saat membuka pintu kamar ditemukan bercak darah di lantai. 

Melihat hal itu,  Riyanti pun pulang ke rumah untuk memberitahukan suaminya, Trisno.

Tak lama setelah itu, Trisno pun menghubungi Polsek Rasau Jaya. Sekira pukul 08.30 WIB angggota Polsek Rasau Jaya, Bripka Suparno bersama pemilik kandang Imam Trisno menyusuri bercak darah yang ada di TKP kemudian menemukan sesosok mayat yang merupakan salah satu karyawan di miliknya.

"Jasad korban ditemukan di semak, setelah anggota kepolisian bersama pemilik peternakan menyusuri bercak darah yang ditemukan oleh istri pemilik kandang," kata Husni, kemarin.

Setelah dilakukan identivikasi, korban mengalami luka bacok pada bagian leher dan dada serta luka kepala bagian belakang akibat benda tumpul (palu).

"Berdasarkan keterangan dari pemilik kandang, korban baru satu bulan bekerja," katanya.

Sebelum ditemukan tewas, korban masih bersama dengan dua karyawannya yang lain.

"Jadi jam 10 malam, si pemilik kandang ini datang ke kandang untuk memberi obat ayam. Dia melihat mereka masih bersama-sama. Tidak ada tanda-tanda perkelahian atau cek cok," paparnya.

Menurut Husni, saat ini pihaknya masih memburu dua karyawan peternakan tersebut. Mereka diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan. 

"Kemungkinan besar dua karyawan ini yang melakukan. Saat ini keduanya melarikan diri," terangnya. 

Selain menemukan jasad korban, polisi juga menemukan barang bukti berupa satu bilah parang, satu buah palu, satu buah arco dan kasur beserta selimut yang terdapat bercak darah. (arf) 
 

Berita Terkait