Satu Jemaah ‘‘Tertinggal’’ di Mekkah

Satu Jemaah ‘‘Tertinggal’’ di Mekkah

  Sabtu, 1 Oktober 2016 10:08
BANTU JEMAAH: Bupati Mempawah, H Ria Norsan ikut membantu salah seorang jemaah dengan menggunakan kursi roda.

Berita Terkait

MEMPAWAH- Kepulangan jemaah haji Kabupaten Mempawah berjalan lancar. Tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 12, ratusan jemaah disambut Bupati Mempawah, H Ria Norsan, Jumat (30/9) pagi di Asrama Haji Pontianak. Namun dari total 135 jemaah, satu jemaah ‘tertinggal’ di Mekkah.

Satu orang jemaah yang belum bisa dipulangkan ke tanah air tersebut lantaran sedang mengalami sakit dan sedang mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit King Faizal, Mekkah. Jemaah itu bernama Nahwi, Warga Desa Sungai Bundung Laut, Kecamatan Sungai Kunyit.

 “Selamat kepada seluruh jemaah haji yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di tanah suci. Selamat berkumpul kembali bersama keluarga dirumah,” ucap Ria Norsan menyambut kedatangan jemaah.

Norsan yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kalbar itu berharap agar seluruh jemaah pulang dengan gelar haji yang mabrur. Karena, Allah SWT telah menjanjikan surga bagi haji mabrur.

 “Ciri-cirinya haji mabrur itu, ada perubahan dalam dirinya setelah menunaikan ibadah haji. Misalnya, sebelum berangkat haji ibadah shalatnya belum maksimal, setelah pulang akan semakin baik dan maksimal. Begitu pula dilingkungan masyarakat, kepekaan sosialnya semakin tinggi, semakin baik akhlak dan keimanannya kepada Allah SWT,” papar Norsan.

Masih dalam kesempatan itu, Norsan pun berpesan agar jemaah haji senantiasa menjaga disiplin dan komitmen ibadahnya. Misalnya tidak menunda-nunda untuk beribadah maupun berbuat kebaikan untuk diri sendiri maupun orang lain.

 “Disiplin dalam artian tepat waktu dalam beribadah. Sebab, ketika di tanah suci seluruh jemaah ketika mendengarkan panggilan adzan pasti langsung bergegas ke masjid. Nah, disiplin seperti itu harus tetap dijalankan. Bahkan bisa ditularkan kepada keluarga dan masyarakat disekitarnya,” harapnya.

Lebih jauh, Norsan mengatakan, sesuai tupoksinya maka IPHI akan melaksanakan bimbingan dan arahan kepada jemaah haji yang telah kembali ke tanah air. Hal itu sangat penting untuk memotivasi jemaah agar senantiasa meningkatkan iman dan taqwanya kepada Allah SWT.

 “Supaya para haji dan hajjah ini selalu terjaga kemabrurannya sepanjang hayat. Sampai pada saatnya kita dipanggil oleh Allah SWT untuk kembali pada-NYA, kita meninggal dunia dalam keadaan haji yang mabrur,” tegasnya.

Terkait satu orang jemaah haji asal Kabupaten Mempawah yang belum pulang ke tanah air, Norsan menerangkan disebabkan gangguan kesehatan. Jika yang bersangkutan telah dinyatakan sehat, maka akan segera diproses kepulanganya ke tanah air.

 “Saat ini beliau masih mendapatkan penanganan medis dari pihak rumah sakit di Mekkah. Setelah kondisi kesehatannya stabil, maka akan kita urus proses kepulanganya. Mari kita doakan agar beliau segera sembuh dan bisa segera berkumpul bersama keluarga di Mempawah,” ucapnya mengakhiri.

Sebelum tiba di Asrama Haji Pontianak, kedatangan jemaah haji Kabupaten Mempawah dari Arab Saudi lebih dulu disambut oleh Wakil Bupati Mempawah, H Gusti Ramlana di Embarkasi Batam, Kepulauan Riau.(wah)

Berita Terkait