Satlinmas Siap Siaga Bencana

Satlinmas Siap Siaga Bencana

  Jumat, 30 September 2016 09:49
SIAP SIAGA: (di depan) Kasatpol PP Kalbar, Wibersono L Djaid SSos, pejabat mewakili Sekda Kalbar dan Panitia Kegiatan Kesiapsiagaan Ancaman Bencana.

BERDASARKAN Peraturan Menteri Dalam Negeri No.84 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan perlindungan masyarakat, pasal 9 huruf a menyatakan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) mempunyai tugas membantu penanggulangan bencana dan pasal 14 huruf a menyatakan Satlinmas mempunyai tugas melakukan upaya kesiapsiagaan dan peringatan dini terhadap segala bentuk ancaman bencana dan gangguan keamanan, ketentraman, dan ketertiban masyarakat. Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Dr M Zeet Hamdy Assovie MTM dalam sambutan tertulisnya pada kegiatan Peningkatan Kesiapsiagaan Satlinmas di ruang rapat praja II kantor Gubernur, Kamis (29/9).

 
Menurutnya, penanggulangan bencana merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan sejak sebelum, saat, dan setelah terjadinya bencana; dimulai dengan pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, dan pemulihan. “Perencanaan hakekatnya alat yang digunakan untuk memastikan masa depan lebih baik. Masa depan lebih baik dicirikan kesiapan menghadapi bencana, kemampuan meminimalisir dampaknya dan pulih dengan baik, baik itu bagi entitas sosial ataupun sebelum sistem,” paparnya.

Salah satu intrumen perencanaan untuk memastikan masa depan lebih baik dalam menghadapi resiko bencana adalah perencanaan kontinjensi. “Pada siklus penanggulangan bencana terdapat tahap kesiapsiagaan. Di mana pada tahap ini dilakukan penyusunan rencana kedaruratan (emergency response plan) atau lebih spesifik jika menghadapi ancaman adalah rencana Kontinjensi,” ungkapnya.

Langkah antisipasi penanganan bencana, sambungnya, terus dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan, kesiapsiagaan dan antisipasi masyarakat dalam menghadapi potensi dan indikasi timbulnya bencana. “Masyarakat adalah salah satu komponen yang penting dalam menanggulangi bencana secara dini, sehingga dapat diantisipasi dan diminimalisir serta tidak menimbulkan kerugian lebih besar. Karena itu perlu kesamaan persepsi dengan pemerintah,” paparnya.

Secara intensif, kata M Zeet, pemerintah melakukan komunikasi untuk memberi informasi sebenarnya pada masyarakat. “Hal ini pelu dilakukan sebagai langkah antisipasi kewaspadaan dini terjadinya bencana. Anggota Satlinmas mengerti tugasnya tentang kewaspadaan dini agar meminimalisir dengan cepat, tepat, dan akurat bencana alam maupun karena ulah manusia,” pungkasnya. (d4/ser)