Satgas Harus Jadi Perpanjangan Tangan BNNP

Satgas Harus Jadi Perpanjangan Tangan BNNP

  Senin, 9 November 2015 10:39
ROMPI SATGAS: Camat Sungai Ambawang M. Jaini didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Kalbar, Isnawati saat mengenakan rompi Satgas Anti Narkoba kepada perwakilan anggota satgas Desa Jawa Tengah. FOTO IST

Berita Terkait

SOSIALISASI program tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) terus digencarkan oleh Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Kalbar. Kali ini BNNP memberikan pembinaan dan pelatihan kepada Satuan Tugas (Satgas) di Desa Jawa Tengah Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya pada Jumat (6/11) kemarin.

Pembinaan dan pelatihan Satgas ini merupakan yang ke-10 setelah pelatihan satgas di Desa Sungai Kakap, Desa Pal 9, Desa Sungai Rengas, Desa Korek, Desa Lingga, Desa Ampera Raya, dan di Desa Ambawang Kuala, Desa Mega Timur dan Desa Durian. Para satgas yang diberikan pelatihan dan pembinaan oleh BNNP di Desa Jawa Tengah, merupakan lanjutan dari Fokus Group Discusion (FGD) sebelumnya. Kegiatan dalam rangka pemberdayaan masyarakat Desa Jawa Tengah dihadiri Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Kalbar, Isnawati SSos MSi, Camat Sungai Ambawang, H M Jaini SSos MSi, Sekretaris Desa, Endi, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Yunitasari MP dan 20 peserta satgas.

Camat Ambawang, M Jaini dalam sambutannya menjelaskan, untuk menjadi satgas BNNP bukan pekerjaan mudah, para satgas harus siap setiap saat jika kedepannya diperlukan BNNP. “Satgas harus siap mengorbankan waktu dan harus bisa menjangkau para penyalahgunaan narkoba, dan memberikan informasi mengenai peredaran narkoba kepada BNNP, khususnya di daerah Kabupaten Kubu Raya,” terangnya. Jaini juga berpesan agar kegiatan ini bisa menumbuhkan kemandirian dan menambah wawasan masyarakat di Desa Jawa Tengah terhadap bahaya narkoba.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Kalbar, Isnawati mengatakan, pelatihan yang diberikan kepada satgas di Desa Jawa Tengah ini merupakan yang ke-10. “Desa Jawa Tengah merupakan yang ke-10 yang telah kami berikan pembinaan dan pelatihan,” ujarnya.

Menurut Isanawati, pengukuhan, membina dan memberikan pelatihan satgas ini merupakan salah satu inisiatif dari BNNP itu sendiri. Mengingat, Kabupaten Kubu Raya tidak memiliki BNNK, sehingga dianggap sebagai daerah yang sangat berpotensi dalam penyebaran narkoba apalagi daerah Kubu Raya banyak terdapat jalan ‘tikus’ yang berbatasan langsung dengan kawasan rawan narkoba. Maka dipandang perlu untuk membentuk satgas anti narkoba di Kubu Raya, khususnya di Desa Jawa Tengah.

Dari 20 satgas ini sebelum menjalankan tugasnya akan dites urin terlebih dahulu untuk memastikan kalau mereka benar-benar bersih dari narkoba. Setelah itu mereka diberikan materi dan pembekalan yang lebih mendalam terkait penyalahgunaan narkoba, kemudian pembacaan SK dan pengukuhan peserta satgas yang akan dilaksanakan oleh Camat Sungai Ambawang, M. Jaini sekaligus pemasangan simbolis rompi satgas anti narkoba.(pms/ser)

Berita Terkait