Santri Diminta Lanjutkan Pendidikan

Santri Diminta Lanjutkan Pendidikan

  Kamis, 2 May 2019 11:22
BERIKAN SAMBUTAN: Bupati Hj Erlina saat menghadiri Tabliq Akbar dan Wisuda Purna Santri ke-28 di Pondok Pesantren Al-Qomar. WAHYU JARTHAKUSUMA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

MEMPAWAH - Para santri yang telah menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren (ponpes) diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sehingga para santri dapat meningkatkan ilmu dan wawasanya guna mencapai mimpi dan cita-cita.

Harapan itu disampaikan Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH saat menghadiri acara Tabliq Akbar dan Wisuda Purna Santri ke-28 di Pondok Pesantren Al-Qomar, Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir, belum lama ini.

Dalam kesempatan itu, Erlina pun mengucapkan selamat kepada para santri dan pengurus serta guru di Ponpes Al-Qomar yang telah bekerja keras mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) bermutu, berkualitas dan berakhlak mulia.

“Perjuangan untuk meraih ilmu belum selesai sampai disini, para santri harus terus giat belajar dan melanjutkan proses pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi. Sebab, pendidikan itu sangat penting dalam membantu santri mencapai cita-citanya,” pendapat Erlina.

Dalam hidup, menurut Erlina, setiap manusia harus memiliki mimpi dan cita-cita setinggi mungkin. Karena, mimpi atau cita-cita tersebut merupakan motivasi bagi manusia untuk terus berusaha dan bekerja keras guna meraihnya.

“Karena itu, jangan berpuas diri dulu dengan apa yang sudah dicapai sekarang. Melainkan terus berusaha dan bekerja keras untuk mencapai hasil yang lebih baik dimasa mendatang. Perjalanan masih panjang dan peluang sukses masih terbuka lebar untuk para santri,” tegas Erlina.

Kedepan, Erlina pun mengharapkan dukungan dan peran aktif elemen masyarakat dapat mensukseskan aktivitas belajar mengajar di lingkungan pesantren. Sebab, pesantren merupakan salah satu lingkungan pendidikan yang memberikan nilai lebih dibandingkan pendidikan lainnya.

“Baik itu nilai-nilai keagamaan maupun pendidikan formal sesuai kurikulum pendidikan yang telah ditetapkan pemerintah. Maka, para lulusan pesantren ini memiliki ilmu yang lebih dibandingkan pendidikan formal. Yakni ilmu agama yang didapat dari pesantren akan lebih besar porsinya dibandingkan pendidikan agama di sekolah formal,” tuturnya.

Masih dalam kesempatan itu, tak lupa Erlina mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersiap menyambut datangnya bulan suci ramadan. Menurut Erlina, salah satu bentuk persiapan itu yakni dengan mensucikan hati dan fikiran. Agar, berbagai ibadah di bulan ramadan nanti dapat dilaksanakan dengan khusuk.

“Banyak sekali keistimewaan yang bisa kita dapatkan dengan melaksanakan berbagai amal ibadah yang diperintahkan Allah Ta’ala sebagaimana telah dicontohkan dan dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW pada bulan ramadan,” sebutnya.

Sebab, imbuh Erlina, bulan ramadan merupakan bulan penuh ramhat dan ampunan dari Allah Ta’ala. Untuk itu, dia berharap umat Islam di Kabupaten Mempawah dapat memanfaatkan bulan ramadan sebagai wadah untuk memperbaiki diri dan meningkatkan iman serta ketakwaan kepada Allah Taala.

“Sebelum memasuki bulan ramadan, mari kita saling bersilaturahim dan bermaaf-maafan. Jika ada hilaf dan salah agar saling bermafan sehingga ibadah yang akan dikerjakan pada bulan ramadan benar-benar khusuk dan diterima Allah Ta’ala sebagia bekal dalam di kehidupan akhirat nanti. Mari sambut ramadan dengan penuh suka cita dan kegembiraan,” serunya mengakhiri. (wah)

Berita Terkait