Sampaikan Raperda Tata Ruang Perkotaan ke Dirjen

Sampaikan Raperda Tata Ruang Perkotaan ke Dirjen

  Sabtu, 13 April 2019 12:03
PADAMKAN API: Kebakaran lahan terjadi di Desa Tempapan Hulu Kecamatan Galing, Manggala Agni bersama TNI dan Polri terlihat memadamkan api.

Berita Terkait

SAMBAS - Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc mengatakan dirinya memberikan atensi khusus pada perencanaan tata ruang. Lantaran Kota Sambas harus diperindah dan memiliki wajah yang bagus. “Kabupaten Sambas sekarang ini bukan lagi ujung negeri, tetapi mindsetnya sudah berubah. Bahwa Sambas adalah wajah depan negara, sudah selayaknya memiliki penampilan yang baik,” kata Bupati Sambas.

Hal tersebut disampaikannya usai Rakpat koordinasi bersama kementerian terkait. Pemerintah Kabupaten Sambas diundang langsung Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional Dr Ir Abdul Kamarzuki MPM.  Dalam pertemuan yang digelar di Grand Sahid Jaya Hotel di Jakarta, membahas juga Raperda Kabupaten Sambas tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan perkotaan sambas tahun 2018 -2038 dan Raperda Kabupaten Konawe Selatan tentang RTRW Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2018 –2038.

“Bagaimana dengan rencana detail tata ruang ini, Kota Sambas khususnya menjadi kota yang tidak kalah dengan wajah kota negeri tetangga. Karena akan ada dampak positif jika diwujudkan,” katanya. Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) ini adalah bagian upaya pemerintah daerah membangun Kabupaten Sambas menjadi daerah yang maju. “InsyaAllah dengan adanya perda RDTR ini, konsep pembangunan Kota Sambas khususnya menjadi lebih baik,” katanya.  Pemerintah Kabupaten Sambas telah melakukan perencanaan terkait Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Sambas periode 2018–2038. Raperda sudah dibahas Bersama dengan DPRD. Untuk tahap penetapannya, diperlukan persetujuan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional.

Dikatakan Bupati Sambas, seperti disampaikan Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional Dr Ir Abdul Kamarzuki MPM. Dirjen Tata Ruang, menyambut baik setiap pemerintah daerah yang memiliki perhatian khusus terhadap perencanaan pembangunan tata ruang. Namun hal tersebut memerlukan komitmen kepala daerah untuk mewujudkannya. Terlebih untuk pembahasan atau pengajuan yang dilakukan oleh Kabupaten Sambas, yakni rencana detail tata ruang yang merupakan lanjutan dari rencana tata ruang wilayah.(fah)

Berita Terkait