Saluran Air Tersumbat, Beberapa Titik Sui Raya Dalam Banjir

Saluran Air Tersumbat, Beberapa Titik Sui Raya Dalam Banjir

  Rabu, 16 May 2018 10:28
BANJIR: Beberapa anak sedang bermain air di badan jalan Desa Sungai Raya Dalam. Tingginya curah hujan ditambah sumbatnya saluran air di desa ini membuatnya mudah banjir. foto Ashri isnaini/pontianak post

Berita Terkait

SUNGAI RAYA – Sejumlah titik di sekitar perbatasan Desa Sungai Raya dan Sungai Raya Dalam serta Desa  Punggur sejak Senin malam (14/5) tergenang air akibat curah hujan yang cukup tinggi di kawasan ini. 

“Awalnya genangan air di sekitar rumah kami ini tidak terlalu tinggi, namun sekitar pukul 22.00 WIB saat hujan kian deras, membuat volume genangan air bertambah sehingga membuat banjir hingga saat ini,” kata salah satu warga  Desa Sungai Raya, Azzam kepada Pontianak Post, Selasa (15/5). 

Pantauan di lapangan, akibat curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan banjir dengan ketinggian 30 cm hingga sekitar satu meter beberapa titik di sekitar Desa Sungai Raya  hingga Senin siang. 

Cukup tingginya volume air dibeberapa titik membuat cukup banyak pengendara roda dua terpaksa harus mendorong sepeda motornya lantaran khawatir jatuh saat melintasi genangan air yang cukup tinggi.  Azzam menerangkan salah satu faktor penyebab terjadinya banjir lantaran adanya  luapan air dari arah Desa Punggur yang turun ke arah Desa Sungai Raya.   

Berdasarkan informasi yang didapat, kata Azzam, sekitar satu bulan lalu ada pembersihan saluran air termasuk parit di ujung Desa Punggur. Jadi saat hujan, luapan air dari arah Desa Punggur bisa lebih mudah turun ke dataran yang lebih rendah. Di sisi lain  masih banyak saluran air termasuk parit di Desa Sungai Raya yang dipenuhi sampah dan ditumbuhi rerumputan. 

“Karena saluran  air di desa kami ini sumbat, lantaran banyak sampah dan ditumbuhi rumput di dalam parit membuat daerah tempat tinggal kami sangat mudah tergenang atau terjadi banjir,” ungkapnya, seraya berharap Pemerintah Kubu Raya bisa segera mengambil tindakan dalam melakukan normalisasi parit sehingga tidak sumbat. 

“Saya yakin, kalau saluran airnya bagus, tidak sumbat, selebat apa pun hujannya, tidak akan membuat banyak kawasan di desa kami tergenang air seperti saat ini, jadi sekali lagi saya harap pemerintah bisa segera bertindak membersihkan saluran air atau parit yang memang sumbat karena sampah dan banyak ditumbuhi rerumputan ini,” paparnya. 

Hal senada juga dikatakan warga Desa Sungai Raya Dalam lainnya, Robi yang memperkirakan salah satu penyebab terjadinya banjir lantaran tersumbatnya saluran air yang ada disejumlah tiitk Desa Sungai Raya Dalam. “Kami berharap agar pemerintah melalui instansi terkait bisa segera melakukan pengerukan parit di kawasan Desa Sungai Raya Dalam, pasalnya kalau tidak segera dibersihkan, tidak menutup kemungkinan jika kembali terjadi hujan, maka banjirnya akan semakin tinggi,” ungkapnya.  

Secara terpisah Ketua Komisi III DPRD Kubu Raya, Suharso mengatakan pembenahan infrastruktur memang menjadi salah satu urusan pemerintah, baik tingkat pusat maupun di kabupaten. Dia menyadari hingga saat ini dibeberapa tempat Kubu Raya, jika beberapa jam saja terjadi hujan maka akan cepat terjadi banjir, misalnya saja di sekitar kawasan Desa Sungai Raya Dalam. “Makanya saya mengimbau pemerintah Kubu Raya saat ini juga memfokuskan pada pembenahan atau perbaikan drainase dan saluran di lingkungan perumahan, termasuk di Desa Sungai Raya Dalam, sehingga genangan air bisa segera surut,” terangnya. 

Meski begitu Politisi Partai Golkar ini mengakui anggaran yang dimiliki pemerintah daerah setempat cukup terbatas, sehingga untuk melakukan pembenahan infrastruktur termasuk drainase dan saluran air tersebut harus dilakukan secara bertahap. 

“Selain normalisasi saluran air, saya juga berharap ada konstribusi dari masyarakat untuk menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Dan membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya,” pungkasnya. (ash) 

Berita Terkait