Sah, Didi Jabat Kapolda Kalbar

Sah, Didi Jabat Kapolda Kalbar

  Rabu, 29 November 2017 10:50

Berita Terkait

JAKARTA -- Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi berganti. Brigjen Didi Haryono resmi dilantik menggantikan Irjen Erwin Triwanto sebagai Kapolda Kalbar. Pelantikan langsung dilakukan Kapolri Jendera Tito Karnavian di Rupatama Mabes Polri, Rabu (29/11). Didi sebelumnya merupakan Wakapolda Kepulauan Riau. 

Posisi yang ditinggalkan Didi dipercayakan kepada Brigjen Yan Fitri Halimansyah. Yan sebelumnya merupakan Kepala Biro  (Karo)  Multimedia Divisi Hubungan Masyarakat (Divhumas) Polri. 

Sedangkan Erwin selanjutnya akan bertugas sebagai Analis Kebijakan Utama bidang Akademi Kepolisian (Akpol) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. Selain Didi, Kapolri juga melantik sejumlah pejabat di lingkungan Polri. Antara lain Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Umar Septono, dan Kapolda Kepulauan Riau Irjen Didid Widjanardi. Kemudian ada juga Irjen Muktiono yang dilantik sebagai Koordinator Staf Ahli Kapolri serta Irjen Sudjarno yang dipercaya sebagai Kepala Korps Sabhara Baharkam Polri.

Selain itu Kapolri juga melantik Kapuslitbang Kombes Indro Wiyono dan Kepala Pelayanan Markas Polri Kombes Yudi Amsyah. 

"Bahwa saya selaku pejabat Polri akan setia dan taat sepenuhnya pada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucap Tito yang diikuti sejumlah pejabat yang dilantik.

Didi menjabat Wakapolda Kepri sejak 23 September 2016. Dia bukan nama baru di Polda Kalbar. Didi pernah mengemban jabatan strategis di Polda Kalbar. Antara lain, Kabid Humas Polda Kalbar dan Irwasda Polda Kalbar. Didi juga pernah menjabat Irwasda Polda Banten dan Analis Kebijakan Madya Bidang Manajemen Operasi Itwasum Polri. 

Sedangkan Erwin belum setahun menjabat kapolda Kalbar. Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1984 itu diangkat sebagai kapolda menggantikan Irjen Musyafak.

Usai pelantikan, Tito mengatakan bahwa pergantian Kapolda Kalbar karena Erwin akan mendekati masa pensiun. Menurut dia, Polri membutuhkan figur yang betul-betul kuat, mengayomi semua pihak di Kalbar. Apalagi, sebentar lagi akan digelar Pilkada Kalbar. "Relatif akan cukup rawan di sana. Pak Didi orang kama di sana, besar di sana, pernah dinas di sana, sangat memahami peta di sana," ujar jenderal bintang empat itu. (ody)

Berita Terkait