Saat Tergigit Jangan Panik

Saat Tergigit Jangan Panik

  Senin, 5 September 2016 09:30
SUNTIK: Seorang petugas dari Dinas Perikanan Pertanian dan Kehutanan Pontianak sedang menyuntikkan vaksin kepada anjing peliharaan warga saat aksi vaksin gratis Minggu (4/9) siang. MIFTAH/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Pemkot Gratiskan VAR

Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pertanian Pertanian dan Kehutanan Kota Pontianak gencar memberikan vaksin kepada anjing secara gratis kepada anjing di Kota Pontianak. hal itu dilakukan untuk menanggulangi dan mengantisipasi penyakit rabies yang sudah ditetapkan menjadi kejadian luar biasa (KLB) di Kalimantan Barat.

Kepala Seksi Peternakan, Endang Sayekti mengatakan, vaksinasi harus segera dilakukan kepada anjing, terutama anjing peliharaan yang setiap harinya melakukan kontak dengan manusia. “Kami siap kapan pun memenuhi panggilan untuk memberikan vaksin secara gratis kepada masyarakat,” katanya kepada Pontianak Post saat memberikan vaksin gratis di acara Pontianak Dog Lover, Minggu (4/9) siang.

Pemberian vaksin secara gratis hari itu juga berkat kerja sama dengan panitia. Juga, dari masyarakat yang sudah mulai takut akan rabies. Beberapa laporan yang diterimanya, masyarakat sudah mulai mememinta agar anjing mereka bisa mendapatkan vaksin rabies. Ada juga masyarakat yang tidak memiliki anjing peliharaan sudah memprotes jika di lingkungan mereka terdapat anjing peliharaan yang tidak divaksin.

Sejak pagi, pihaknya sudah menghabiskan 90 dosis vaksin rabies. Masyarakat sangat antusias membawa anjing peliharaannya ke acara tersebut untuk diberikan vaksin. Awalnya, ia hanya membawa 60 dosis vaksin. “Jumlahnya pun harus ditambah untuk mengantisipasi permintaan vaksin,” tuturnya.

Bagi para pemilik anjing, ia menghimbau untuk segera memvaksin anjing peliharaannya. Karena 90% virus rabies menular melalui anjing. Sisanya, hewan seperti kucing, musang dan kelelawar tetap penyebarannya tidak secepat melalui Anjing.

Selain itu, ia memohon kerja sama dari masyarakat, ketika timnya mengunjungi untuk menawarkan vaksin. Berdasarkan pengalamannya, beberapa kali ia dan timnya berkeliling untuk memberikan vaksin, warga terkesan tak acuh dan menolak. Beberapa kali kami ditolak dengan tidak dibukakan pintu ketika kami berkunjung. “Banyak juga yang tak percaya bahwa ini sungguh gratis,” katanya.

Endang melanjutkan, warga juga dapat berkoordinasi dan memilih jadwal sendiri bersama tetangga. Nantinya, Ia mempersilahkan warga untuk menghubungi kantornya agar ia dan timnya bisa segera langsung berkunjung dan melakukan vaksinasi. Dan harus diingat, ini gratis

Anjing peliharaan juga seharusnya mendapatkan vaksin rabies tiap satu tahun sekali selama tiga tahu. Setelah itu, setelah tiga kali pengulangan, baru vaksin selanjutnya diberikan tiga tahun berikutnya. Ketika ditemukan satu anjing menggigit, anjing itu harus diserahkan kepadanya untuk diobservasi paling tidak selama dua minggu untuk dikarantina. Jangan dilepaskan setelah anggit menggigit. Jika ditemukan anjing tersebut mengarah ke rabies, maka korbannya harus segera disuntik vaksin anti rabies (VAR) khusus untuk manusia. 

Saat tergigit, ia menyarankan warga untuk tidak panik dan segera mencui tangan dengan air mengalir dan sabun selama 10-15 menit agar mengurangi resiko tertular rabies. Setelah itu, juga tetap harus ke puskesmas untuk mendapatkan antibiotik. Namun bila anjing yang menggigit ditemukan tanda-tanda rabies, mau tidak mau harus segera divaksin anti rabies.

Salah seorang pemilik anjing, Devino (19) yang hari itu membawa anjing peliharaannya mengatakan, selama ini ia telah rutin memberikan vaksin kepada anjing kesayangannya itu. Akan tetapi, saat tersiar kabar tentang bahaya rabies, ia pun segera mencari tahu bagaimana mendapatkan vaksin rabies itu. “Dan untungnya hari ini bisa dapat vaksin gratis,” katannya.

Selama ini ia juga menambah proteksi terhadap anjingnya. Ia menjadi lebih jarang membawa anjingnya keluar rumah atau bersentuhan dengan anjing lain yang tidak jelas bagaimana perawatannya. Ia juga mengajak para pemilik agar segera memberikan vaksin kepada anjing agar penularan rabies tidak segera masuk ke Pontianak. (mif)

Berita Terkait