Rusman Ali Resmikan Ponpes di Selat Panjang

Rusman Ali Resmikan Ponpes di Selat Panjang

  Selasa, 12 June 2018 10:00
RESMIKAN PESANTREN: Bupati Kubu Raya, Rusman Ali secara simbolis meresmikan pondok pesantren anak yatim dan duafa | HUMAS PEMKAB KUBU RAYA

Berita Terkait

Fasilitasi Anak Tingkatkan Ilmu Keagamaan

SUNGAI RAYA –  Pondok Pesantren Anak Yatim dan Dhuafa yang terletak di selat Panjang – Sungai Malaya belum lama ini mulai menerima murid baru tahun ajaran 2018.  Untuk tahap awal jumlah santri yang ada di pondok pesantren ini berjumlah 150 orang. 

Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menyambut bagi atas berdirinya pondok pesantren tersebut. Dia berharap  hadirnya pondok pesantren ditengah-tengah lingkungan masyarakat ini bisa menjadi pilihan masyarakat untuk mendidik anak-anak dalam belajar, memahami dan menjadi salah satu wadah untuk mengimplementasikan ilmu agama. 

“Walau masih baru beroperasi, saya lihat antusias masyarakat sangat baik atas kehadiran pondok pesantren ini. Saya harap kedepan pondok pesantren ini nantinya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita dalam menuntut ilmu baik itu ilmu pengetahuan akademik umum maupun ilmu agama,” papar Bupati Kubu Raya, Rusman Ali usai meresmikan Pondok Pesantren Anak Yatim dan Dhuafa, Minggu malam (10/6). 

Penasehat Pondok Pesantren Anak Yatim dan Dhuafa, Habib Iskandar menambahkan, untuk tahap awal anak yatim dan dhuafa yang tiggal di Pondok Pesantren tersebut berjumlah 150 orang. 

“Semua santri tersebut merupakan Yatim dan Piatu serta kaum Dhuafa. Kami berharap ke depan pondok pesantren ini bisa melahirkan banyak cendikiawan muslim yang bisa memberikan kontribusi besar dalam membangun daerah dan terus mensyiarkan ajaran Islam,” paparnya. 

Habib Iskandar juga berharap kehadiran pondok pesantren tersebut diharapkan bisa menjadi tempat dan wadah bagi anak-anak Yatim dari seluruh Kalimantan Barat. Apalagi letaknya berada di perbatasan Kota Pontianak dan Kubu Raya.

Di kesempatan yang sama, pria yang juga menjabat sebagai Ketua FPI Kalimantan Barat ini berharap hadirnya pondok pesantren ditengah-tengah masyarakat bisa mendapat perhatian dari pemerintah daerah setempat. 

“Alhamdulillah keberadaan pesantren kami ini, mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten, dan semoga saja perhatian terhadap pondok pesantren kami ini bisa terus dilanjutkan nantinya,” ungkapnya. (ash) 

Berita Terkait