Rumah Tenaga Honorer Kebersihan Terbakar

Rumah Tenaga Honorer Kebersihan Terbakar

  Selasa, 14 May 2019 10:00
PEMADAMAN: Petugas pemadam kebakaran sedang berupaya untuk memadamkan api yang membakar rumah milik honorer kebersihan PDD Polnep, Minggu (12/5) malam. ARIEF NUGROHO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Sumber Api Dituding Berasal dari Tungku

PUTUSSIBAU – Sebuah rumah di Jalan Danau Kayan, Putussibau Utara, terbakar, Minggu (12/5) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Peristiwa itu menghanguskan rumah milik Oban alias Aba Oban, seorang tenaga honorer kebersihan PDD Polnep, Putussibau.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Kapuas Hulu Iptu Siko Sesatria Putra Suma, menceritakan, saat kejadian, pemilik rumah sedang tertidur. Tak lama setelah itu, dari laporan yang diterimanya, korban terbangun karena mendengar ada bunyi percikan api yang dikiranya suara hujan. Korban, menurut dia, kemudian melihat api pada bagian dapur rumah yang sudah membesar. “Melihat api tersebut, kemudian korban keluar rumah dan membangunkan Suriyadi yang tak lain adalah adik iparnya,” kata Siko. 

Korban, menurut dia, kemudian bergegas menghubungi pihak pemadam kebakaran. “Kejadian sekitar pukul 22.00 dan pukul 23.45, api baru bisa dipadamkan,” ujar Siko.

Menurutnya, dari hasil olah TKP, kebakaran disebabkan oleh api berasal dari tungku masak yang sebelumnya dipergunakan oleh korban untuk memasak nasi dan air. Sayangnya, dia menambahkan, bara api belum sempat dipadamkan sebelum korban terlelap tidur.

“Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh api dari tungku masak yang sebelumnya dipergunakan oleh korban untuk memasak nasi dan air, namun bara api belum sempat korban matikan sebelum korban terlelap tidur,” jelas Siko. Akibat peristiwa tersebut, korban diperkirakan dia, mengalami kerugian sebesar Rp20 juta. “Tidak ada korban jiwa. Hanya saja korban mengalami  kerugian materil diperkirakan Rp20 juta,” paparnya.

Sebelumnya, kebakaran hebat juga menimpa rumah dinas guru SD Negeri 03 Dusun Tanjung Cermin, Desa Jongkong, Kecamatan Jongkong. Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu Iptu Siko Sesatria Putra Suma mengatakan, kejadian kebakaran hebat itu berlangsung sekira pukul 09.00 WIB, pada saat penghuni sedang mengajar. “Saat kejadian, korban Ahmad Muzairi sedang mengajar di SDN 03 Jongkong,” kata Siko.

Kejadian itu, menurut Siko, pertama kali dilihat oleh warga bernama Muhammad Toyib. Dia menjelaskan bahwa saksi  melihat api berkobar dan mengeluarkan asap tebal dari bagian dapur rumah dinas SDN 03 yang ditempati korban. Kemudian, dia menambahkan, tidak berselang lama, korban bersama saksi, personel Polsek Jongkong, Koramil setempat, dan masyarakat sekitar bersama-sama langsung memadamkan api menggunakan mesin pompa air milik masyarakat dari Sungai Embau Hilir. Untuk mendapatkan mesin ini sendiri, warga harus menempuh jarak 50 meter dari TKP. Api berhasil dipadamkan mereka sekira pukul 10.50 WIB.

Rumah dinas guru SDN 03 Jongkong yang terbakar meliputi tempat tinggal Kepala SDN 03 Jongkong Ahmad Munzairi dan seorang guru bernama Neneng Dewi Komala Sari, serta perpustakaan dan gudang sekolah.

Menurut Siko, berdasarkan pemeriksaan sementara, kebakaran disebabkan oleh obat nyamuk bakar yang dihidupkan pada saat sahur. “Untuk sementara tidak ada korban jiwa. Hanya saja, kerugian akibat kebakaran itu mencapai ratusan juta,” terang Siko. (arf)

Berita Terkait