Rumah Tangganya Tumbang

Rumah Tangganya Tumbang

  Sabtu, 4 March 2017 09:41
BERPISAH: Biduk rumah tangga Aming dan Evelyn yang baru dijalani selama sembilan bulan terancam karam. KAPANLAGI

Berita Terkait

JAKARTA - Rumah tangga presenter dan komedian Aming dan Evelyn Nada Anjani tak bisa dipertahankan. Sempat diterpa kabar berpisah, pasangan yang mengucap janji suci pada  pada 4 Juni 2016 di Bandung Jawa Barat itu akhirnya ‘bertarung’ di Pengadilan Agama (PA), Jakarta Selatan.   

Pemohonan cerai dilayangkan Aming melalui kuasa hukumnya, Devi Waluyo, kemarin (3/3). ”Hari ini kami sudah daftarkan permohohan talak atas nama Aming Supriatnah. Nanti tinggal tunggu aja panggilan selanjutnya,” kata Devi saat dihubungi awak media.

Devi mengaku perselisihan menjadi latar belakang klienya mengajukan cerai. ”Tentunya ada perselisihan makanya memohon untuk berpisah. Kalau enggak ada konflik ngapain pisah,” katanya.

Hanya saja, Devi enggan menjelaskan secara detil perselisihan yang dimaksud.  Yang pasti, dalam proses persidangan, perselisihan itu bakal dijadikan landasan utama gugatan cerai Aming.

”Alasan ingin cerai ada dalam materi kita enggak bisa ngomong di sini. Pokoknya Aming dalam kondisi baik-baik saja,” jelasnya

Humas Pengadilan Agama (PA), Jakarta Selatan, Jarkasih membenarkan gugatan itu. Berkas perkara gugatan cerai Aming Supriatnah terhadap istrinya, Evelyn Nada Anjani telah diterima pengadilan. ”Iya, hari ini sudah masuk,” jelasnya.

Jarkasih menyebutkan perselisihan dalam membangun rumah tangga menjadi pemicu munculnya gugatan. Perselisihan itu berujung pada Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). ”Ya perselisihan yang kemudian ada KDRT,” terangnya.

Dalam bentuk apa kekerasannya? Jarkasih menyebutkan terjadi kontak fisik. ”Ada penamparan semacam begitu. Secara fisik,” jelasnya.

Kontak fisik tersebut, lanjut dia, dijelaskan dalam berkas perkara. ”Di situ (di berkas) perselisihan, barangkali bisa verbal, kemudian ada fisik,” katanya.

Jarkasih tak bisa menjelaskan siapa yang memulai dan berapa besar intensitas kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga mereka. ”Kalau dilihat berdasarkan gugatan itu hanya beberapa kali saja. Tapi kan itu dari gugatan ya, kita lihat fakta kejadiannya benar atau tidak di pembuktian. Ini hanya berdasarkan permohonan saja,” terangnya.

Dalam permohonan, Aming hanya mengajukan gugatan cerai. Dia tak meminta harta gono gini. ”Cerai saja. Harta gono gini enggak ada,” ujarnya.

Kapan sidang perdana digelar? Jarkasih pun belum bisa memastikan. ”Belum, Inikan baru masuk. Dalam waktu seminggu ditentukan majelis hakim mana yang menangani perkara itu, kemudian baru majelis hakim membuat penetapan hari sidang atau PHS. Jadi belum ditentukan,” paparnya. (anh/ash)

Berita Terkait