Rumah Atong Kini Layak Huni

Rumah Atong Kini Layak Huni

  Jumat, 14 September 2018 10:00
DIPUGAR: Polsek Sekayam bersama Majelis Dzikir dan Sholawat Kecamatan Sekayam melakukan pemugaran rumah Atong, Kamis (13/9). AGUS ALFIAN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Dipugar Secara Swadaya

SEKAYAM – Polsek Sekayam, bersama Majelis Dzikir dan Sholawat Kecamatan Sekayam melakukan pemugaran (bedah rumah) warga kurang mampu di Balai Karangan, Kamis (13/9).

Rumah yang dipugar itu milik Atong (67) dimana kondisi rumah sangat tudak layak huni. Atong tinggal bersama kedua anaknya setelah ditinggal wafat isrtrinya tiga tahun silam.

Atong yang bekerja tidak menetap itu, sehari-harinya harus menghidupi kedua anaknya, warga sekitar juga kerap membantu menghidupi keluarga Atong.

Rumah milik Atong yang dipugar, dibangun di atas tanah milik orangtuanya. Bangunan dengan papan dan beratap rumbia itu sudah sangat lapuk dimakan usia. Ketika hujan, kondisi di dalam rumah akan basah karena atap yang sudah bocor.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan dari Majelis Dzikir dan Sholawat Kecamatan sekayam dan Polsek Sekayam yang sudah memugar rumah kami,” ungkap Atong sembari terisak.

Sementara itu, Kapolsek Sekayam AKP Efadhoni Lilik Pamungkas mengatakan, pihaknya sangat prihatin melihat kondisi tempat tinggal Atong. Bahakan sebelum dilakukan pemugaran telah beberapa kali mendatangki rumah tersebut bersama tokoh masyarakat dan Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Kecamatan Sekayam.

“Memprihatinkan sekali kondisi tempat tinggal Atong itu, kami bersama tokoh masyarakat sepakat melakukan pemugaran dan dibangun secara permanen di lokasi yang sama,” ujar Efadhoni.

Terpisah, Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Sekayam Ustaz Santoso mengaku upaya pemugaran itu dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan tokoh masyarakat, pihak Kepolisian dan warga setempat.

“Kami membangun rumah itu secara swadaya, dan dibantu donatur tetap di Balai karangan. Sehingga pemugaran bisa berjalan lancar,” ungkap Santoso. (ags)

Berita Terkait