RPK Siantan Hulu Bantu Korban Kebakaran

RPK Siantan Hulu Bantu Korban Kebakaran

  Minggu, 19 May 2019 09:17
BERSIMPATI: Relawan Pemadam Kebakaran (RPK) Siantan Hulu memberikan bantuan ke Sarimah, yang rumahnya terbakar akibat tersambar petir, Sabtu (18/5). HARYADI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Mereka Butuh Tempat Tinggal

PONTIANAK – Berbagai bantuan terus mengalir kepada keluarga kecil pasangan suami istri, Tosir dan Sarimah, warga Jalan Panca Bhakti, Gang Keluarga, Kelurahan Batulayang, Kecamatan Pontianak Utara, yang rumahnya beberapa waktu lalu tersambar petir. Salah satu bantuan yang datang adalah dari Relawan Pemadam Kebakaran (RPK) Siantan Hulu yang tiba di lokasi kejadian berpapasan dengan Pontianak Post, pada Sabtu (18/5) kemarin.

Ketua RPK Siantan Hulu, Hermawan, mengatakan, pemberian bantuan yang dilakukan pihaknya kali ini adalah wujud simpati antarsesama umat manusia. Adapun beberapa bantuan yang diberikan mereka adalah berupa bahan kebutuhan pokok dan juga baju layak pakai. Diharapkan dia, bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga Tosir dan Sarimah yang tertimpa musibah.

"Ini murni panggilan jiwa rekan-rekan di RPK Siantan Hulu, yang mau mendonasikan sedikit harta bendanya untuk korban yang terkena musibah rumahnya tersambar petir kemarin," ujar Hermawan saat ditemui di lokasi kejadian.

Selain itu, aksi sosial seperti ini diharapkan dia mampu mendongkrak rekan-rekan di RPK Siantan Hulu, untuk bisa saling berbagi dengan yang membutuhkan. Kemudian, dia juga menuturkan, melalui pemberian bantuan seperti ini, dapat memotivasi sesama rekan pemadam lainnya. Harapan dia, semua ikut turun dan turut berpartisipasi meringankan beban keluarga yang sedang berduka.

"Kita juga sebelumnya sudah mendapat izin dari Ketua Forum Komunikasi Kebakaran Pontianak, Pak Ateng Tanjaya, untuk memberikan bantuan seperti ini. Yang terpenting adalah semoga bantuan kecil ini dapat membantu meringankan beban, paling tidak sedikit untuk keluarga Pak Tosir dan Bu Sarimah yang tertimpa musibah," ungkapnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Sarimah, mengungkapkan, sejauh ini sudah menerima berbagai bantuan dari berbagai pihak. Di antaranya adalah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dompet Ummat, Dinas Sosial, Polsek Pontianak Utara, TNI, berbagai Pemadam Kebakaran, dan lain-lain.

"Alhamdulillah bantuan yang masuk sampai saat ini dari berbagai pihak sudah banyak, seperti bahan makanan, pakaian, maupun uang tunai," katanya saat dijumpai Pontianak Post untuk yang kedua kalinya.

Kendati demikian, Sarimah mengaku bahwa ada beberapa hal yang masih dibutuhkan hingga saat ini, terutama bantuan untuk tempat tinggal dan juga seragam sekolah untuk anaknya Ismawati yang saat ini duduk dibangku kelas III sekolah dasar. Mengingat untuk sementara waktu, Sarimah dan kedua anaknya, Ismawati dan Haidar, harus mengungsi ke rumah milik orang tuanya lantaran rumah kayunya telah rata dengan tanah setelah disambar petir.

"Ismawati sudah sekolah sejak dua hari lalu, tapi seragamnya harus pinjam punya sepupunya soalnya seragam punya dia kemarin ikut terbakar. Tapi yang terpenting saat ini adalah punya rumah untuk tempat tinggal lah terlebih dahulu, karena sampai saat ini kita sekeluarga juga masih ngugsi dirumah orangtua," ungkapnya.

Diwawancarai terpisah, Tosir, suami Sarimah yang saat kejadian sedang tidak berada di lokasi mengatakan sangat cemas terhadap situasi yang dialami oleh keluarga kecilnya. Bagaimana tidak, sewaktu petir menyambar rumah yang berisi istri dan anaknya, pria yang bekerja sebagai buruh bangunan ini sedang bekerja di daerah Kabupaten Sintang.

"Paginya tahu langsung izin pulang ke Pontianak. Soal kejadian ini anggap saja musibah, kita tidak tahu kapan datangnya, yang terpenting adalah anak dan istri saya selamat dan sehat sampai saat ini. Semoga saja pemerintah sesegera mungkin memberi bantuan paling tidak bahan untuk membangun rumah baru, walaupun kecil tak masalah," timpalnya.

Sebagai informasi, bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan kepada keluarga Tosir dan Sarimah dapat langsung mengunjungi rumah orangtua Sarimah yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Yakni beralamat di Jalan Panca Bhakti, Gang Keluarga, Kelurahan Batulayang, Kecamatan Pontianak Utara. Selain itu, juga dapat dilakukan dengan melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada Tosir selaku kepala keluarga, melalui nomor telepon 085651399851. (Sig)

 

Berita Terkait