Ronaldo : Kemenangan Buat Imigran

Ronaldo : Kemenangan Buat Imigran

  Selasa, 12 July 2016 10:04
Cristiano Ronaldo

Berita Terkait

SAINT-DENIS - “Terima kasih untuk rakyat Portugal dan semua imigran Portugal. Momen kemenangan ini sangat luar biasa, unik, dan tak terlupakan,”. Petikan 'pidato' kemenangan yang diucapkan kapten Portugal Cristiano Ronaldo kemarin (11/7) memang terasa sangat emosional. Mata pemain 31 tahun itu juga tampak berkaca-kaca menahan haru. 

Seperti diberitakan Daily Mail kemarin Ronaldo memang menjalani drama di partai puncak Euro 2016 kemarin di Stade de France. Harus dibopong keluar lapangan di menit ke-25, Ronaldo memainkan peranan baru di pinggir lapangan saat extra time. 

Ronaldo yang menahan sakit pada lutut kirinya menjalani posisi layaknya asisten pelatih, ofisial tim, hingga pemandu sorak. 

Pemain asal Madeira itu jingkrak-jingkrak, berteriak, sampai ikut mengambil bola jika out. “Saya selalu ingin memenangi sesuatu bersama sama Portugal. Dan saya berusaha mempersiapkan untuk mencapai hal itu,” ucap pemain Real Madrid tersebut. 

Nah, Ronaldo menyadari kalau Portugal yang terdiri dari berbagai ras dan etnis itu memang unik. Dari skuad yang ada saat ini, enam pemain Portugal memiliki pertalian darah dengan Afrika. 

Yakni Nani, Eliseu, dan Renato Sanches yang punya moyang di Cape Verde. Lantas William Carvalho berasal dari Angola. Dan Danilo serta Eder berleluhur dengan orang-orang Guinea-Bissau. 

The Guardian menulis tetangga Spanyol di Semenanjung Iberia tersebut menduduki posisi runner-up dalam Migrant Integration Policy Index. Artinya pemerintah Portugal sangat bisa mengakomodasi para imigran yang hidup di Portugal. 

Dari data yang ada, diantara total penduduk Portugal sejumlah 10,4 juta terdapat 200 ribu hingga 500 ribu warga Portugal memiliki hubungan darah dengan orang-orang Afrika. 

Bek Portugal Cedric Soares mengaku jika Ronaldo meski telah menepi sejak menit ke-25 tak henti memberikan suntikan moril. Di ruang ganti, mantan pemain Sporting Lisbon dan Manchester United tersebut meyakini bila Portugal bisa juara. 

“Dengar kawan-kawan. Saya yakin kita akan menang. Jadi, tetap bersatu dan berjuang untuk kemenangan itu,” ucap Soares menirukan kata-kata Ronaldo saat turun minum. 

Sementara itu, Standard kemarin melaporkan orang-orang Portugal yang menggelar nobar (nonton bareng) di kawasan Stockwell. London Selatan berpesta pora. 

Dalam jepretan Standard, kawasan yang dikenal sebagai 'Little Portugal' di London tersebut menikmati momen kemenangan Portugal. Sejak Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) berdiri 102 tahun silam, inilah gelar mayor perdana yang didapatkan Portugal. 

“Orang-orang Portugal di London merayakan kemenangan negaranya dengan menggelar parade keliling. Mereka meniup terompet, mengibarkan bendera, dan bernyanyi,” tulis Standard. “Kawasan Brixton hingga Trafalgar Square mirip parade jalanan hingga dini hari kemarin,” tambah Standard. 

Salah satu warga Portugal yang ikut dalam arak-arakan di London Alexandra Vieira mengatakan kepada Standard bahagia melihat Portugal melakukan pembalasan. Setelah gagal di final Euro 2004, kini Ronaldo dkk membayarnya lunas di Euro 2016.

Nah, pelatih Manchester United Jose Mourinho dalam akun Instagram miliknya mengunggah foto diri dengan syal Portugal. Pria asal Setubal tersebut juga larut dalam euforia kesuksesan Portugal. 

“Jika Anda ingin mengunjungi negara pemenang Euro, maka datanglah ke Portugal,” tulis Mou, sapaan Jose Mourinho, dalam akunnya. Lalu barisan selebriti dunia pun ikut dalam drama yang tersaji di partai final. Misalnya penyanyi Bryan Adams dan Nelly Furtado. 

Rekan-rekan setim Ronaldo di Real, Sergio Ramos dan Gareth Bale pun mengirim ucapan selamat dalam akun Twitter. “Menakutkan menyaksikan Cris keluar dengan ditandu. Semoga tak terjadi hal buruk padanya,” tulis Bale dalam akunnya. (dra)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait