Rintihannya Terdengar Warga, Sempat Sepekan Dikabarkan Hilang

Rintihannya Terdengar Warga, Sempat Sepekan Dikabarkan Hilang

  Kamis, 11 July 2019 11:55
EVAKUASI: Tim pencarian mengevakuasi Nenek Ahian dari sebuah kebun karet di Lubuk Pangeran, Dusun Sayur, Desa Tanjung Keliling, Kecamatan Seberuang. PAGE FACEBOOK LENSA KHATULISTIWA

Berita Terkait

Dikabarkan hilang sejak sepekan lalu, Nenek Ahian akhirnya ditemukan. Warga Dusun Bati, Desa Bati, Kecamatan Seberuang, yang telah berusia 81 tahun itu, ditemukan dalam keadaan selamat di sebuah kebun karet. Ironisnya, korban ditemukan dalam kondisi tanpa sehelai pakaian.

SEBELUMNYA, nenek Ahian dinyatakan hilang pada 4 Juli lalu. Pencarian korban pun dilakukan bersama tim pencarian korban yang meliputi enam anggota Basarnas Pos Pencarian dan Pertolongan Sintang, tujuh anggota Polsek Seberuang, empat anggota BPBD Kabupaten Kapuas Hulu, empat anggota Pol PP Kapuas Hulu, empat orang pihak Kecamatan Seberuang, dua anggota medis Puskesmas Seberuang, empat anggota Saka Bhayangkara, dan masyarakat setempat sebanyak sekitar 50 orang.

Kapolsek Seberuang Iptu Parwana mengatakan, pada saat tim sedang melakukan pencarian, sekitar pukul 10.45 WIB, tim memperoleh informasi dari seorang pria atas nama Hadi alias Aliong (48), warga Dusun sayur, Desa Tanjung Keliling, Kecamatan Seberuang. Menurut Aliong, pada pukul 10.00 WIB bertempat di Lubuk Pangeran, Dusun Sayur, dia mendengar suara rintihan kesakitan. Ketika itu Aliong sedang mencari babinya yang beranak. 

Setelah mendengar suara tersebut, Aliong langsung mencari sumber suara. Ternyata tidak jauh darinya, Aliong melihat nenek Ahian sudah dalam keadaan tersandar lemah di bawah pohon karet, tanpa mengenakan sehelai pakaian pun.

Selanjutnya, Aliong langsung bergegas memberitahukan kepada pihak keluarga korban yang beralamat di Dusun Bati. Sehingga, sekitar pukul 11.00 WIB, tim langsung berangkat menuju lokasi penemuan korban. Pada pukul 11.45 WIB, tim tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi korban menggunakan longboat untuk dibawa menuju rumah korban.

Pada pukul 12.30 WIB, tim evakuasi beserta korban tiba di Dusun Bati. Korban langsung dibawa ke rumah keluarga korban, untuk mendapatkan pertolongan medis dari tim medis Puskesmas Seberuang. Oleh tim medis, korban langsung dilakukan pemerikasaan luar.

Dari hasil pemeriksaan, tim medis menyatakan, bagian pelipis kanan ditemukan lebam, bagian tangan sebelah kiri (lengan) tampak lebam, bagian paha kanan terdapat lebam, kaki bagian kanan terdapat lebam, kemudian punggung bagian kanan terdapat dua titik lebam.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis, nenek Ahian pun dibawa ke rumah cucunya atas nama Agustinus pada pukul 13.24 WIB. Di sana diadakan serah terima korban dengan keluarga korban oleh pihak Basarnas Sintang. Penyerahan disaksikan oleh anggota Polsek Seberuang, BPBD Kapuas Hulu, tim medis Puskesmas Seberuang, dan masyarakat Desa Bati. (arf)

Berita Terkait