Ringankan Beban, Bantu Korban Banjir

Ringankan Beban, Bantu Korban Banjir

  Kamis, 24 March 2016 10:18
FOTO BERSAMA: Management PT Lestari Abadi Perkasa dan PT Mentari Pratama berfoto bersama dengan Camat Tumbang Titi, Polsek Tumbang Titi dan Koramil Tumbang Titi mengawasi pelaksanaan perbaikan jalan.

Berita Terkait

CURAH hujan yang tinggi di Ketapang hingga bulan ini, mengakibatkan banjir di beberapa wilayah di Ketapang. Diantaranya Kecamatan Nanga Tayap, Kecamatan Sandai dan Kecamatan Simpang Dua.

Banjir ini memang di luar perkiraan, karena untuk Maret 2016 curah hujan seharusnya tidak lagi tinggi dan memasuki musim kemarau dan masyarakat Ketapang sudah siaga akan kebakaran hutan dan lahan. Banjir ini juga ditetapkan sebagai bencana di Ketapang.

Sesuai hasil koordinasi antara pihak Kecamatan Nanga Tayap dengan management PT Lestari Abadi Perkasa (PT LAP) atas musibah banjir ini, banyak warga yang mengungsi dan membutuhkan bantuan dari pihak investor. Pihak kecamatan menginginkan PT LAP dapat berpartisipasi memberikan bantuan berupa sembako, untuk meringankan beban masyarakat yang terkena banjir.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Humas Manager PT LAP, Syafrudin. Ia mengatakan, sebagai komitmen perusahaan sebagai investor di Ketapang, pihaknya dalam pelaksanaan program CSR berkeingin membantu masyarakat Nanga Tayap yang terkena musibah banjir di tahun 2016 ini. “Meskipun lokasi yang terkena banjir jauh dari wilayah operasional kami, namun kami tetap melaksanakan pemberian bantuan ini,” tegasnya.

Bantuan berupa 50 dus mie instant, 60 karung beras, 50 kilogram gula dan 50 kilogram kopi diberikan kepada Posko Penanggulangan Bencana Banjir Kecamatan Nanga Tayap, yang diterima langsung oleh Camat Nanga Tayap, Anwar, Kapolsek Nanga Tayap, AKP Imbang Sulistyono, serta Danramil Tumbang Titi, Kapt Inf Samsu Alam.

Public Relation PT LAP, Sahat Siregar mengatakan, penyerahan bantuan ini diharapkan dapat meringankan sedikit beban warga yang terkena musibah banjir. “Kami berharap, banjir yang terjadi di Kecamatan Nanga Tayap dapat segera surut sehingga masyarakat dapat beraktifitas kembali menjalankan kegiatan sehari-hari seperti biasa,” harapnya.(**)

Berita Terkait