Rindu Berat dengan Murray

Rindu Berat dengan Murray

  Minggu, 23 June 2019 08:19
FOTO : Andy Murray

Berita Terkait

LONDON-Kerinduan masyarakat Inggris atas bintang tenis mereka, Andy Murray, sudah di ubun-ubun. Dan itu langsung mereka luapkan kemarin dini hari saat sang bintang tampil untuk kali pertama pasca enam bulan absen  lantaran harus menjalani lanjutan rehabilitasi pada cedera panggul. 

Murray turun di ajang Queens Club Championship nomor ganda putra. Dia berpasangan dengan petenis Spanyol Feliciano Lopez.

Di laga perdana itu, Murray/Lopez langsung menghadapi pasangan unggulan pertama Robert Falah dan Juan Sebastian Cabal. Sebanyak 9.000 fans menyesaki Queens Club court. Dukungan penonton ini sekaligus mengantar Murray memenangi laga dua set langsung 7-6(5), 6-3.

Masyarakat yang ingin menyaksikan Murray comeback ternyata bukan hanya yang datang ke lapangan. BBC kemarin melaporkan, jumlah penonton siaran langsung laga tersebut membuat rekor baru penonton pertandingan tenis nomor ganda ajang itu. 

Jumlah pemirsa laga yang disiarkan BBC 2 tersebut mencapai 1,6 juta. Angka itu jauh melebihi jumlah penonton laga final sektor ganda dalam beberapa tahun terakhir. 

Murray comeback ke lapangan untuk kali pertama sejak Januari lalu. Ini sudah selang 143 hari pasca dirinya menjalani operasi kedua untuk pemasangan pen di panggulnya.

Dalam dua tahun terakhir, performa Murray memang menurun drastis. Itu karena dia terus diganggu dengan cedera panggul yang tak kunjung sembuh. 

Januari lalu mantan ranking satu dunia ini memang masih sempat tampil di grand slam Australia Terbuka. Namun, Murray langsung takluk di babak pertama setelah dikalahkan Roberto Bautista Agut dalam lima set. 

Usai laga, Murray mengaku masih terganggu dengan cedera lamanya yang tak kunjung sembuh. Bahkan, saat itu dia membuat konfrensi pers yang penuh emosi dengan mengaku takut cedera itu mungkin bisa memaksanya untuk gantung raket dalam waktu dekat.

Kemarin Murray begitu bahagia bisa kembali turun ke lapangan. Meski, dirinya masih belum berani memastikan apakah masih sanggup turun di nomor tunggal lagi atau tidak. 

“Saya merasakan nervous saat berjalan masuk ke lapangan. Tapi ini yang saya rindukan. Nervous dan adrenalin di setiap pertandingan,” ucap Murray dilansir Daily Mail. (irr)

Berita Terkait