Rekatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Rekatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa

  Sabtu, 18 May 2019 11:39
Jelang Pengumuman: Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili berfoto bersama dengan Gubernur Jatim, saat menghadiri Rakor yang dilaksanakan Kemendagri di Jakarta.Istimewa

Berita Terkait

SAMBAS – Paska pencoblosan dan menjelang pengumuman hasil Pemilu 2019. Banyak simpang siur isu politik beredar. Diharapkan masyarakat tetap melakukan kroscek agar tak terjadi salah paham yang bisa menimbulkan konflik. “Paska pemilihan serentak, banyak simpang siur terutama isu politiknya. Jika terjadi banyak simpang siur, harus diluruskan. Kalau tidak nanti bisa jadi salah paham. Jika salah paham tersebut berkepanjangan, akan jadi konflik sosial,” kata Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc, usai ikuti Rapat Koordinasi Sinergitas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial dalam rangka merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa paska pemilu serentak 2019 yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri di Hotel Paragon Jakarta.

Disebutkan Atbah, jika sudah masuk ranah konflik sosial, sangat rawan jika tidak segera diredam. Dan bisa berkembang menjadi konflik nasional. “Jika sudah menjadi konflik nasional, bisa mengganggu stabilitas keamanan nasional. Jika sudah seperti itu, akan mengganggu pula pembangunan nasional, mengacaukan pencapaian sasaran-sasaran pembangunan bangsa. Dan bahayanya lagi bisa memecah sebagai bangsa,” katanya.

Selain itu, Atbah juga menyampaikan sejumlah hasil Rakor yang dibuka Menteri Koordinator Bidang Polhukam Wiranto. Kemudian diisi dengan paparan Aster Panglima TNI, Kabaharkam Polri, Irjenpol Drs Condro Kirono, MM dan pemaparan tentang penanganan konflik sosial oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan ditutup Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, diantaranya upaya pemetaan daerah rawan dan konflik. Kemudian daerah  diminta bisa mendeteksi dalam upaya pencegahan dini. “Terpenting juga bagaimana mengoptimalkan peran Forkopimda, bersinergi dan mediasi dengan Tokoh Masyarakat, Agama dan adat serta melakukan upaya pendekatan,” kata Atbah.

Bupati Sambas, yang saat rakor didampingi Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Poliltik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Sambas, menyebutkan intinya dalam pertemuan tersebut adalah bagian upaya untuk kebaikan Negara ini. “Rakor ini sangat strategis, hal ini agar pesta demokrasi serentak tahun ini benar-benar sukses, tanpa terjadi konflik sosial,” katanya.(fah)

Berita Terkait