Ratusan Siswa SMK Ikut UNBK

Ratusan Siswa SMK Ikut UNBK

  Selasa, 26 March 2019 09:23
BERJALAN LANCAR: Peserta ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di SMKN 1 Mempawah Hilir konsentrasi mengisi lembar jawaban. WAHYU JARTHAKUSUMA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Satu Peserta Batal Ikut Ujian

 

MEMPAWAH - Pemerintah menggelar pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UBNK) serentak tahun 2019 untuk tingkat pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Di Kabupaten Mempawah, UNBK diikuti ratusan pelajar. Namun, ada satu peserta yang batal mengikuti ujian kelulusan sekolah itu.

Salah satunya, SMK Negeri 1 Mempawah Hilir yang menyelenggarakan UNBK tahun 2019 di Kabupaten Mempawah. Sekolah yang beralamat di Jalan A Djaelani, Kelurahan Terusan, Kota Mempawah itu mengirim 292 siswanya untuk  mengikuti pelaksanaan ujian nasional tersebut.

“Sebenarnya terdapat 293 siswa SMKN 1 Mempawah Hilir yang kami daftarkan sebagai peserta UNBK tahun ini. Namun, seiring berjalannya waktu terdapat 1 orang siswa kami mengundurkan diri karena faktor pribadi,” ungkap Ketua Penyelenggara USBN/UNBK SMKN 1 Mempawah Hilir, Kenti Isnawati kepada wartawan, Senin (25/3).

Dengan pengurangan satu peserta itu, lanjut Kenti, maka total peserta UNBK tahun 2019 di SMKN 1 Mempawah Hilir berjumlah 292 orang. Mengingat jumlah peserta yang cukup besar, maka pihaknya menetapkan 3 sesi UNBK. “Setiap sesi para peserta diberi waktu 2 jam untuk mengisi soal yang ditampilkan di layar komputer. Untuk ujian ini, kami menyiapkan kurang lebih 120 perangkat komputer yang dibagi dalam dua ruangan,” paparnya.

Lebih jauh, Kenti menjelaskan, pelaksanaan UNBK tahun 2019 berlangsung selama empat hari sejak tanggal 25-28 Maret. Untuk hari pertama, mata pelajaran yang diujikan yakni Bahasa Indonesia, kemudian hari kedua Matematika, hari ketiga Bahasa Inggris dan hari terakhir kejuruan.

“Alhamdulillah untuk pelaksanaan UNBK hari pertama ini berjalan dengan baik dan lancar. Tidak ditemukan gangguan jaringan internet ataupun listrik. Kami berharap kondisi ini terus terjaga hingga tuntasnya seluruh jadwal UNBK baik ditingkat SMK dan SMA di Kabupaten Mempawah,” harapnya.

Selama empat tahun terakhir ini, Kenti mengaku pihaknya tidak pernah menemukan kendala atau permasalahan dalam penyelenggaraan UNBK. Baik itu berkaitan dengan persoalan teknis jaringan listrik maupun internet.

“Pelaksanaan UNBK sampai tahun lalu berjalan lancar. Mudah-mudahan tahun keempat ini juga demikian. Kami juga sudah menyurati pihak PLN untuk tidak melakukan pemadaman listrik selama berlangsungnya pelaksanaan UNBK. Sebab, pemadaman dapat mengganggu konsentrasi peserta ujian,” tukasnya. (wah)

Berita Terkait