Raih Titanium Trophy, Bank Kalbar Siap Melangkah ke Perbankan Digital

Raih Titanium Trophy, Bank Kalbar Siap Melangkah ke Perbankan Digital

  Kamis, 1 September 2016 09:33
TITANIUM TROPHY: Komisaris Bank Kalbar Iriyanto (kanan) menerima penghargaan Titanium Trophy kinerja ‘Sangat Bagus’ selama 15 tahun berturut-turut dari Direktur Utama Infobank Eko B Supriyanto.

Berita Terkait

INFOBANK kembali menyelenggarakan event bergengsi yang dihelat secara rutin untuk ke-21 di tahun 2016. Acara tersebut dihadiri perwakilan Pemda Provinsi DIY, dalam hal ini yang mewakili Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X adalah Gatot Saptadi, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan DIY, Kepala Daerah di Jajaran Pemprov DIY, Kepala Kantor Perwakilan OJK DIY Dani Surya Sinaga, serta jajaran direksi penerima penghargaan. Pejabat dari Bank Kalbar; Komisaris Iriyanto, Direktur Kepatuhan Musafir, Kepala Divisi Corporate Secretary Dedi Supriadi; berkesempatan hadir dalam perhelatan tersebut.

 
Sebanyak 69 bank meraih penghargaan (awards) pada malam penganugerahan “21th Infobank Awards 2016”, Kamis, 25 Agustus 2016, di Royal Ambarrukmo Hotel. Kategori Trophy terbagi menjadi Diamond Trophy, Platinum Trophy, Platinum Trophy, dan Golden Trophy, sebanyak 17 bank memperoleh “Titanium Trophy” (berkinerja “sangat bagus” selama 15 tahun berturut-turut). 17 bank penerima award “Titanium Trophy” adalah Bank Kalbar, Bank BTPN, Bank BPD Bali, BRI, Bank Jateng, Bank BJB, Bank NTT, Bank Sulselbar, Bank Jambi, Bank Bengkulu, Bank Sultra, Bank Jasa Jakarta, Bank Danamon Indonesia, Bank OCBC NISP, Bank Jatim, BCA, dan Bank Bukopin.

Dalam sambutannya, Direktur Utama dan Pemimpin Redaksi Infobank, Eko B Supriyanto mengatakan, jajaran direksi bank-bank yang meraih awards layak mendapat apresiasi seluruh shareholder dan stakeholder. Karena di tengah kondisi perekonomian kurang kondusif, mereka masih mampu mencatatkan kinerja terbaiknya. Menurutnya, di masa mendatang, dunia perbankan akan mengenal layanan Video Banking, di mana nasabah tak lagi dilayani dengan personal melainkan dengan teknologi. “Banking saat ini sudah digital, namun apakah masyarakat kita sudah digital? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang harus kita jawab,” tambahnya.

Tantangan ke depan dalam perbankan menurut Eko adalah perubahan terhadap perilaku nasabah. Berapa kali nasabah akan mengunjungi bank? Satu hari, satu minggu, ataupun satu bulan. Hal ini tentunya akan menjadi pertimbangan bagi bank untuk membuka jaringan baru. Bahkan tidak menutup kemungkinan banyak bank yang mengurangi jaringan kantornya, karena pertimbangan azas manfaat dan efisiensi. Teknologi telah merubah perilaku bisnis sektor perbankan, di mana persaingan bukan hanya dengan sesama bank, tetapi muncul pesaing pelaku bisnis (lembaga non-perbankan) yang memiliki fintech (financial technology).

Sektor non-perbankan dalam operasionalnya memiliki persyaratan yang lebih sederhana karena tidak diharuskan melaksanakan Know Your Costumer, APU PPT, serta Kliring. Itulah tantangan-tantangan perbankan yang akan dihadapi di masa mendatang. Siapa yang akan memenangkan persaingan? Tentunya mereka yang telah menyiapkan teknologi mumpuni dan SDM kompeten.

21th Infobank Awards merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada perbankan di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memberikan penghargaan kepada perusahaan perbankan yang mencapai kinerja “sangat baik” pada tahun 2015, memberikan penghargaan atas kontribusi signifikan bagi perkembangan ekonomi di Indonesia, dan meningkatkan prestasi dan peran pentingnya dalam pembangunan perekonomian nasional melalui peningkatan kinerja, profesionalisme serta daya saing perusahaan.

Kategori penghargaan yang diberikan Infobank Awards ialah “Golden Trophy” untuk yang berkinerja “sangat bagus” selama 5 tahun berturut-turut. “Plantinum Trophy”, berkinerja “sangat bagus” selama 10 tahun berturut-turut. “Titanium Trophy”, berkinerja “sangat bagus” selama 15 tahun berturut-turut. Serta, “Diamond Trophy”, berkinerja “sangat bagus” selama 20 tahun berturut-turut.

Pada tahun ini, Bank Kalbar kembali menerima penghargaan kategori aset Rp10 triliun sampai Rp25 triliun dengan predikat “Sangat Baik” berturut-turut selama 16 tahun (dari tahun 2000 hingga 2016). Semua keberhasilan merupakan hasil kerja keras manajemen serta seluruh staf Bank Kalbar juga tak terlepas dari dukungan shareholder dan stakeholder, sehingga Bank Kalbar selama 16 tahun memperoleh predikat tersebut.

Dalam melakukan penilaian, Infobank memiliki kriteria sendiri dengan bobot yang berbeda di masing-masing kriteria. Adapun kriteria tersebut, yakni peringkat profil manajemen risiko, peringkat nilai komposit good corporate governance (GCG), permodalan, kualitas aset, rentabilitas, likuiditas, dan efisiensi. Untuk ke depan akan ditambahkan lagi kriteria-kriteria pendukung, yaitu teknologi dan service. (r/ufd)

Berita Terkait