Pusat di Rumah Radakng Aya’, Festival Binua Landak Dimulai

Pusat di Rumah Radakng Aya’, Festival Binua Landak Dimulai

  Jumat, 5 Oktober 2018 09:39
MERIAH: Kemeriahan pembukaan Festival Binua Landak 2018 di Rumah Radangk Aya' Komplek Stadion Patih Gumantar, Ngabang. Berbagai perlombaan, seperti lomba vokal solo, fashion show, tato tradisional dan kuliner akan dihelat di event tahunan ini. | istimewa

Berita Terkait

Helat Aneka Lomba dan Pertunjukan Seni

Jadi ajang menyalurkan potensi dan keterampilan masyarakat kabupaten Landak di bidang seni, kerajinan, kuliner dan fashion. Lomba tari daerah, solo lagu daerah, lomba tattoo, fashion show, busana daerah dan lomba olahraga tradisional menyumpit.

--------------------

DINAS Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Landak kembali menggelar Festival Binua Landak 2018 mulai Jumat (5/10) hari ini. Berbagai perlombaan dan pertunjukan seni akan dihelat di Rumah Radakng Aya’, Komplek Stadion Patih Gumantar Ngabang.

Festival Binua Landak, merupakan ajang untuk menyalurkan potensi dan keterampilan masyarakat kabupaten Landak di bidang seni, kerajinan, kuliner dan fashion. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Landak, Yosef, menerangkan kegiatan tahunan itu tak lepas dari masalah budaya. 

“Kebetulan momennya bertepatan dengan HUT Pemda dan ada Porkab kegiatan dari Koni. Untuk Festival Binua Landak dilaksanakan pada tanggal 4-6 Oktober," ujar Yosef.

Dalam festival tersebut juga akan digelar beberapa lomba. Perlombaannya antara lain Lomba tari daerah, lomba vokal solo lagu daerah, lomba tato, lomba fashion show busana daerah dan lomba olahraga tradisional nyumpit. Lomba-lomba tersebut akan diikuti oleh peserta yang berasal dari dalam dan luar Landak.

Khusus untuk lomba parade fashion show diharapkan menjadi unggulan. Karena sebelum acara fashion show dengan pakaian Nusantara, akan ada karnaval pakaian Nusantara yang juga melibatkan anak-anak sekolah agar lebih meriah saat karnaval. Kegiatan fashion show ini dimulai dari Pendopo Bupati Landak hingga Lapangan Bardan Ngabang, dan acara puncak dilaksanakan pada Sabtu (6/10) malam.

“Tujuannya tentu untuk mempromosikan budaya dan wisata Landak, kemudian dalam rangka pelestarian budaya," jelas mantan Camat Ngabang ini.

Sebelum Festival dibuka, Kamis (4/10) lalu juga telah dilaksanakan workshop atau lokakarya Pranata Adat. Lokakarya ini akan mengundang perangkat desa di Landak. Ia berharap kegiatan ini dapat ikut memeriahkan bulan hari jadi bumi intan.

“Juga untuk semakin memperluas wisata yang ada di Landak kepada wisatawan yang ada di luar daerah,” tutupnya. (miftahul khair/pk)

Berita Terkait